Minim Perhatian Pemkot, Atlet Taekwondo Cilik Tasikmalaya Dapat Apresiasi Rp 10 Juta dari Perusahaan Swasta

6 hours ago 2

harapanrakyat.com,- Syaquila Faeyza Arizoya (8), atlet taekwondo belia berbakat asal Kota Tasikmalaya, berhasil mengukir prestasi gemilang di panggung dunia. Bocah perempuan tersebut sukses meraih podium pertama sekaligus menyabet medali emas pada Kejuaraan Taekwondo Internasional di Yogyakarta, 18-21 Juni 2026.

Baca juga: Atlet Taekwondo Cilik Asal Tasikmalaya Sabet Medali Emas di Kejuaraan Internasional

Turnamen tingkat dunia itu berlangsung sangat ketat karena mempertemukan delegasi dari 21 provinsi di Indonesia. Selain atlet domestik, ajang tersebut juga diramaikan oleh para petarung dari Australia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Kendati sukses mengharumkan nama daerah di level internasional, hingga kini belum ada bentuk kepedulian atau apresiasi resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terhadap Syaquila.

Perusahaan Swasta Berikan Penghargaan untuk Atlet Cilik Tasikmalaya

Melihat kondisi tersebut, sebuah perusahaan swasta lokal bernama Nukar bergerak cepat memberikan penghargaan pada Selasa (23/6/2026). Manajemen korporasi mengundang langsung sang atlet cilik beserta orang tuanya untuk menerima insentif tunai sebesar Rp10 juta.

“Kami mengucapkan selamat bagi Syaquila atas keberhasilannya meraih juara di Yogyakarta. Pihak Nukar sangat mengapresiasi capaian yang mengharumkan Kota Tasikmalaya,” ujar Direktur Nukar, Ine Apriliani.

Ine memaparkan bahwa pemberian penghargaan ini adalah bukti komitmen perusahaan dalam mendukung potensi generasi muda di bidang olahraga maupun akademis. Nukar sendiri merupakan platform digital lokal penyedia layanan pembayaran tagihan dan pembelian pulsa yang sebelumnya juga aktif menyokong Liga Futsal Tasikmalaya.

Baca juga: Atlet Padel Asal Kota Tasikmalaya Sabet Juara 1 Tournament The Smol Padel di Bandung

Di sisi lain, ibunda Syaquila, Eka Ari Ramdhani, menyampaikan rasa haru sekaligus syukur atas besarnya kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak swasta kepada anaknya. “Saya sangat terharu dengan pencapaian anak saya. Jujur, perhatian dari pemerintah daerah setempat memang belum ada sama sekali sampai sekarang,” ungkap Eka emosional.

Eka menceritakan bahwa putrinya telah giat berlatih taekwondo sejak umur enam tahun karena murni menyukai olahraga bela diri tersebut. Bakat sang anak rupanya turun dari sang paman yang juga merupakan seorang praktisi taekwondo.

Melalui momentum ini, Eka berharap Pemkot Tasikmalaya bisa lebih peka dan memberikan dukungan nyata kepada anak-anak daerah yang berprestasi. Ia memendam impian besar agar masa depan karier olahraga Syaquila terus berkembang hingga mampu bertanding di luar negeri. (Apip/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |