Pasca Gempa Pemkab Sumedang Intensifkan Edukasi Mitigasi Bencana, Warga Diminta Tetap Waspada

3 hours ago 8

harapanrakyat.com, – Pemkab Sumedang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi aktivitas Sesar Lembang yang dinilai masih berisiko.

Baca juga: Baznas Sumedang Salurkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswi SD di Talun

Hal tersebut dikatakan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, saat ditemui di kawasan Tahura Gunung Kunci, menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 pada Jumat (30/1/2026) pagi sekitar pukul 05.13 WIB.

Edukasi Mitigasi Bencana Perlu Diintensifkan

Menurut Dony, pemerintah daerah secara konsisten menyampaikan informasi kebencanaan kepada masyarakat, baik melalui media sosial maupun dalam berbagai kegiatan resmi. Ia menegaskan bahwa setiap agenda pemerintahan selalu disertai dengan penjelasan singkat mengenai prosedur keselamatan.

“Edukasi sudah kami sampaikan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial. Bahkan dalam setiap kegiatan selalu ada safety briefing terkait kesiapsiagaan bencana,” ujarnya.

Selain itu, BPBD Sumedang juga aktif turun langsung ke lapangan dengan menggelar sosialisasi di sejumlah desa. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan warga dalam menghadapi potensi gempa bumi.

Bupati mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun tidak lengah. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental, disertai doa, dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Kita lakukan ikhtiar lahir dan batin. Pemerintah akan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi dan bagaimana menghindari lokasi berisiko,” katanya.

Baca juga: Pembangunan Jembatan Cibayawak di Sumedang Direncanakan Maret 2026, Anggaran Rp 5,1 Miliar

Gempa yang terjadi pada Jumat pagi tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas Sesar Lembang. Meski berkekuatan kecil, peristiwa ini dinilai menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Informasinya memang aktivitasnya sudah sering terjadi. Ini harus menjadi perhatian bersama agar kita lebih siap,” tambahnya.

Berdasarkan informasi awal dari BMKG, gempa bermagnitudo 2,7 yang terjadi pada pukul 05:13 WIB tersebut berpusat di darat dengan kedalaman sekitar 5 kilometer, berlokasi sekitar 14 kilometer barat daya Kabupaten Sumedang. Getaran dilaporkan dirasakan oleh sebagian warga di wilayah barat Sumedang dan Bandung Raya. (Aang/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |