Market Value Persib Bandung Melonjak, Kedatangan Layvin Kurzawa Dongkrak Nilai di Asia Tenggara

1 hour ago 2

Persib Bandung kembali mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara. Strategi transfer yang Persib Bandung jalankan pada paruh musim ini, terbukti tidak hanya berdampak secara teknis di lapangan, tetapi juga terhadap market value klub secara keseluruhan. Salah satu faktor utamanya adalah keberhasilan Persib mendatangkan pemain asal Prancis, Layvin Kurzawa.

Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Dion Markx, Pemain Teranyar Persib Bandung

Persib merekrut bek kiri berusia 33 tahun tersebut dengan status bebas transfer, setelah sebelumnya memperkuat dua klub elite Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco. Meski berstatus tanpa biaya transfer, Kurzawa tetap tercatat sebagai pemain dengan nilai pasar yang cukup tinggi. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Kurzawa mencapai Rp13,04 miliar.

Kehadiran Kurzawa secara langsung memberi dampak positif terhadap nilai skuad Persib Bandung. Mengacu pada data Transfermarkt per 29 Januari 2026, Persib kini berhasil menembus lima besar klub dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara. Persib bersaing dengan tim-tim mapan dari Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Selain Persib Bandung, Ini 5 Klub di Asia Tenggara dengan Market Value Tertinggi

Dalam daftar klub dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara, dominasi klub asal Malaysia dan Thailand masih terlihat jelas. Posisi puncak ditempati oleh raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT), dengan nilai pasar mencapai Rp234,65 miliar. Nilai tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan market value Persib Bandung.

Besarnya nilai pasar, JDT tidak lepas dari kekuatan finansial klub yang secara konsisten mendatangkan pemain bintang dengan harga mahal. Di peringkat kedua, Buriram United dari Thailand menyusul dengan nilai pasar sebesar Rp226,40 miliar.

Baca Juga: Strategi Transfer Cerdas Persib Bandung, Hadirkan Duet Maut Layvin Kurzawa dan Dion Markx di Lini Pertahanan 

Sementara itu, posisi ketiga ditempati wakil Vietnam, Nam Dinh FC, yang memiliki nilai skuad mencapai Rp177,74 miliar. Peringkat keempat diisi oleh Bangkok United dengan nilai pasar Rp136,86 miliar, unggul tipis dari Persib Bandung.

Persib Bandung sendiri berada di posisi kelima dengan nilai skuad Rp136,63 miliar, sekaligus berhasil menggeser Lion City Sailors dari Singapura. Capaian ini menegaskan posisi Persib sebagai salah satu klub dengan market value termahal di kawasan Asia Tenggara.

Klub termahal di Indonesia 

Tak hanya berprestasi di level regional, Persib Bandung juga mengukuhkan diri sebagai klub dengan nilai pasar tertinggi di Indonesia. Klub kebanggaan Jawa Barat tersebut sejak lama dikenal memiliki nilai skuad tinggi, seiring kebijakan manajemen yang rutin merekrut pemain dengan nilai pasaran besar.

Dengan market value tertinggi, Persib Bandung berada di posisi pertama sebagai klub termahal di Tanah Air. Di bawahnya, terdapat rival klasik Persija Jakarta yang menempati peringkat kedua dengan nilai pasar mencapai Rp129 miliar.

Posisi ketiga dihuni oleh Bali United dengan nilai skuad sekitar Rp100 miliar, disusul Dewa United yang memiliki nilai pasar Rp99,94 miliar. Adapun PSM Makassar melengkapi lima besar klub termahal di Indonesia dengan nilai pasar sebesar Rp91 miliar.

Baca Juga: Jika Resmi Bergabung, Mantan Pemain PSG Ini Jadi yang Termahal di Persib Bandung

Capaian ini menjadi bukti bahwa langkah strategis Persib Bandung dalam bursa transfer, termasuk mendatangkan pemain berprofil internasional seperti Layvin Kurzawa. Pemain ini tidak hanya memperkuat kualitas tim, tetapi juga mengangkat posisi Persib Bandung dalam peta market value termahal di Asia Tenggara dan Indonesia. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |