Pedagang di Pasar Kota Banjar Resah Gegara Aksi Pencurian, Emas hingga HP Raib

11 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Sejumlah pedagang di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, akhir-akhir ini mulai resah dengan kejadian aksi pencurian yang kerap terjadi saat aktivitas pasar berlangsung.

Terbaru, salah seorang karyawan kios kerudung milik Aa Sukmana yang juga Ketua Paguyuban pasar Banjar juga ikut menjadi korban pencurian.

Akibat kejadian tersebut sejumlah barang berharga milik korban yang saat itu tersimpan di dalam tas raib dibawa kabur pelaku.

Baca Juga: Miris! Bayi Ditinggalkan di Terminal Kalipucang Pangandaran, Ibunya Diduga Warga Kota Banjar

Sukmana mengatakan, kejadian pencurian yang menimpa karyawannya tersebut terjadi pada Senin 27 Juli 2026 sekitar pukul 07.30 Wib.

Saat itu, karyawannya tengah beraktivitas membersihkan bagian depan kios untuk persiapan jualan. Posisi tas ditaruh di atas etalase kios. Situasi pasar saat itu juga belum begitu ramai.

Setelah selesai membersihkan kios, karyawannya kemudian melihat posisi tas yang semula ditaruh di etalase ternyata sudah tidak berada di tempatnya.

“Tas ditaruh di etalase tapi ngga kelihatan yang ambil karena di sana kan banyak barang jualan jadi mungkin kehalangan nggak kelihatan,” kata Sukmana kepada harapanrakyat.com, Kamis (6/8/2026).

Pedagang di Pasar Kota Banjar Tak Tahu Siapa Pelaku yang Mencuri Tas

Sukmana mengaku tidak mengetahui terduga pelaku yang mengambil tas karyawannya karena di lokasi pasar tidak ada kamera pengawas atau CCTV.

Atas kejadian tersebut sejumlah barang berharga milik karyawannya seperti dua cincin emas dengan berat 5 gram, uang, dan handphone serta surat penting dibawa kabur pelaku.

“Di dalam tas itu ada sejumlah barang berharga. Sekarang korban sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, cukup resah dengan adanya aksi pencurian tersebut karena dari informasi sudah beberapa kali kejadian.

Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait mencari solusi untuk meningkatkan pengawasan bersama agar kejadian tersebut tidak kembali terulang.

Baca Juga: Dapur Rumah Warga Kota Banjar Ambruk, Diduga Akibat Gempa Pangandaran 

“Ini bukan berarti karena kios saya yang kena dan menimpa karyawan saya tapi sudah ada beberapa kali kejadian dan ini menjadi kewaspadaan agar kami lebih berhati-hati menyimpan barang,” ujarnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |