harapanrakyat.com,- Keterbatasan jumlah pelatih sepak bola berlisensi di Kota Banjar, Jawa Barat menjadi tantangan dalam pembinaan atlet usia dini. Menjawab kondisi itu, PSSI Kota Banjar memfasilitasi 30 peserta mengikuti kursus kepelatihan Lisensi D.
Ketua PSSI Kota Banjar, Acep Anggi D. Sihombing mengatakan, kursus kepelatihan tingkat dasar itu merupakan program PSSI Jawa Barat. Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola melalui pelatih yang memiliki kompetensi dan sertifikasi resmi.
“Ada 30 orang dari Kota Banjar yang mengikuti kursus pelatih untuk memperoleh Lisensi D yang difasilitasi PSSI Jawa Barat,” kata Acep kepada harapanrakyat.com, Sabtu (4/7/2026).
Baca Juga: Kesaksian Rekan Korban saat Dua Pekerja di Kota Banjar Jatuh dari Tower Triangle
Ia menjelaskan, program tersebut diikuti sekitar 2.500 peserta dari seluruh Jawa Barat dengan biaya pendaftaran Rp500 ribu. Jumlah peserta yang besar itu juga diklaim mencatatkan rekor MURI.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dasar kepelatihan, metode melatih pemain usia muda, teknik dan taktik sepak bola modern, hingga manajemen tim yang mengacu pada Filosofi Sepak Bola Indonesia.
Untuk pelaksanaannya, sesi teori berlangsung di Aula SMKN 3 Banjar, sedangkan praktik lapangan sekaligus ujian digelar di Sport Center Langensari.
“Untuk menjaga kualitas pelatihan, PSSI menghadirkan Coach Educator dari Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Jawa Barat, Yusuf Bachtiar,” ujarnya.
Kebutuhan Pelatih Sepak Bola Berlisensi di Kota Banjar Masih Tinggi
Acep mengungkapkan, kebutuhan pelatih berlisensi di Kota Banjar masih cukup tinggi. Saat ini, Kota Banjar baru memiliki sembilan pelatih berlisensi D, serta masing-masing satu pelatih berlisensi C dan B.
Menurutnya, jumlah tersebut belum sebanding dengan banyaknya Sekolah Sepak Bola (SSB) dan akademi sepak bola yang beroperasi di Kota Banjar.
Karena itu, pihaknya berharap semakin banyak pelatih yang mengantongi lisensi resmi sehingga proses pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah dan kualitas sepak bola Kota Banjar terus meningkat.
Baca Juga: Heboh Isu TPP ASN Pemkot Banjar Bakal Nol Rupiah, Begini Penjelasan BPKPD
“Harapan kami, seluruh SSB maupun akademi di Kota Banjar memiliki pelatih berlisensi agar program pembinaan berjalan lebih terarah dan sepak bola Banjar semakin maju,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

13 hours ago
6

















































