Planet raksasa TOI-199b berhasil ditemukan oleh astronom. Kalangan astronom bisa mengidentifikasi keberadaan planet gas tersebut berkat pemanfaatan teleskop JWST NASA. Teleskop James Webb tersebut selama ini memang terkenal canggih dalam mengeksplor luar angkasa.
Baca Juga: 2 Planet Raksasa Hilang, Diduga Pernah Tempati Tata Surya
Akan tetapi, planet raksasa ini berbeda dengan planet gas lainnya. Perbedaan tersebut sangat mencolok dari suhunya. Untuk informasi selengkapnya, pastikan tidak melewatkan pembahasan di bawah ini.
Planet Raksasa TOI-199b Ditemukan
Penemuan planet raksasa ini melibatkan tim ilmuwan yang berasal dari Penn State University serta Jet Propulsion Laboratory NASA. Penelitiannya pun sudah terbit dalam Astronomical Journal pada 20 Mei. Sementara untuk peneliti utamanya bernama Rennyu Hu.
Dari penelitian tersebut, astronom bisa mengungkap bagaimana karakteristik planet ini. Mulai dari ukuran, suhu dan lain sebagainya. Bahkan juga bisa mengetahui letaknya di antariksa.
Karakteristik Planet TOI-199b
Untuk karakteristiknya, planet ini memiliki ukuran hampir sama Saturnus. Lalu planet ini memiliki atmosfer yang ternyata ada kandungan metana. Hal ini jadi petunjuk penting bagi ilmuwan untuk bisa memahami bagaimana planet maupun pembentukan atmosfernya.
Melalui karakteristik ini, ilmuwan juga bisa tahu bagaimana evolusi planet dari waktu ke waktu. Saat memahami karakteristiknya, ilmuwan sangat terkejut dengan suhunya. Hal ini karena suhu TOI-199b berbeda dengan planet gas raksasa lainnya yang ada di luar angkasa.
Suhu Planet TOI-199b
Planet ini memiliki suhu sekitar 175 derajat Fahrenheit. Suhu tersebut setara dengan sekitar 80 derajat Celcius. Karena suhu tersebut, ilmuwan meyakini bahwa kondisinya tak berbeda jauh dengan planet Bumi.
Baca Juga: Permukaan Eksoplanet LHS 3844 b Berhasil Diamati, Dunia Gelap Tanpa Atmosfer
Dari suhu ini pula ilmuwan bisa tahu bahwa planetnya sangatlah unik. Hal ini karena biasanya planet gas raksasa yang ada di luar Tata Surya termasuk kelompok Jupiter Panas. Kelompok eksoplanet tersebut memiliki suhu sampai ribuan derajat Celcius.
Karena hal itu, ilmuwan sangat terkejut dengan penemuan planet ini. Ternyata ada eksoplanet yang mirip dengan planet Bumi di dalam Tata Surya. Suhunya jauh di bawah kelompok Jupiter Panas. Meski begitu, tentu masih terlalu panas bagi manusia.
Karena suhu tersebut, ilmuwan menarik kesimpulan bahwa planet raksasa TOI-199b jauh lebih hangat jika kita bandingkan dengan Jupiter atau Saturnus yang terkenal sebagai planet gas es. Akan tetapi, planet tersebut jauh lebih dingin dari planet gas superpanas. Dari sini ilmuwan menyamakannya dengan Goldilocks. Istilah ini berkaitan dengan kondisi yang tak terlalu panas ataupun terlalu dingin.
Letak Planet TOI-199b
Dalam penelitian ini, ilmuwan juga berhasil mengidentifikasi letak planetnya. Ternyata planet ini mengorbit bintang yang letaknya lebih dari 330 tahun cahaya planet Bumi. Dengan letak tersebut, setiap orbit mengitari bintang induknya butuh waktu sampai 100 hari. Hasil penelitian ini menambah keunikan planet tersebut.
Teknik Penelitian
Ilmuwan tidak hanya memanfaatkan teleskop James Webb saja untuk meneliti planet ini. Ternyata ilmuwan juga mengandalkan teknik jitu dalam menganalisisnya. Adapun teknik yang dimaksud yaitu spektroskopi transmisi.
Teknik yang satu ini berguna untuk analisis atmosfer planetnya. Metode analisis tersebut bisa berhasil saat planetnya lewat di depan bintang induk dari perspektif teleskop. Saat proses ini berlangsung, sebagian cahaya bintang akan melalui atmosfer planet raksasa TOI-199b sebelum tiba di instrumen pengamatan.
Setelah itu, teleskop James Webb akan memisahkan cahaya jadi panjang gelombang berbeda-beda. Teknik ini mirip dengan prisma saat memisahkan cahaya putih jadi warna pelangi. Sebagaimana penjelasan peneliti sekaligus penulis utama studi ini yang bernama Aaron Bello-Arufe, tiap unsur ataupun molekul atmosfer menyerap panjang gelombang cahaya berbeda-beda.
Lewat teknik penelitian tersebut, ilmuwan juga berhasil mengungkap berbagai informasi menarik. Salah satunya yakni komposisi kimia atmosfer. Ilmuwan pun bisa menentukan komposisi kimia tersebut tanpa harus datang langsung ke planetnya. Adapun komposisinya termasuk amonia dan karbondioksida.
Baca Juga: Jupiter Tidak Mengorbit Matahari Secara Sempurna, Ini Alasannya
Penemuan planet raksasa TOI-199b sangat mengejutkan kalangan astronom. Hal ini karena ilmuwan mendeteksinya sebagai planet unik sebab berbeda dengan planet gas raksasa lainnya di luar Tata Surya. Planet raksasa TOI-199b ternyata memiliki suhu yang mirip dengan kondisi Bumi. Meski begitu, bukan berarti planet tersebut layak ditinggali oleh manusia. Hal ini karena suhunya masih terlalu panas bagi manusia. Untuk mengungkap informasi penting lainnya, tentu perlu penelitian lebih lanjut. (R10/HR-Online)

9 hours ago
10

















































