Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Jabar Dorong Peternak Bandung Barat Produksi Bibit Sendiri

21 hours ago 13

harapanrakyat.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong peternak di Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperkuat kemandirian usaha dengan mulai memproduksi bibit ayam secara mandiri. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keberlanjutan produksi telur sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dorongan itu diwujudkan melalui penyaluran sejumlah bantuan kepada Kelompok Ternak Sauyunan, Senin (10/8/2026). Bantuan tidak hanya berupa ayam petelur dan pakan, tetapi juga dilengkapi fasilitas pembibitan untuk mendukung peternak menghasilkan bibit sendiri.

Kepala UPTD Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Unggas (BPPTU) Jatiwangi Ahmad Gufron mengatakan pemerintah ingin bantuan tersebut berkembang menjadi modal usaha yang mampu membuat kelompok ternak lebih produktif.

“Bantuan ini diarahkan untuk membangun usaha peternakan yang mandiri,” kata Ahmad.

Baca Juga: Viral ASN DPUTR KBB Live TikTok Saat Jam Kerja, Singgung ‘Fee Proyek’ dan Kini Minta Maaf

Bantuan untuk Peternak di Kabupaten Bandung Barat

Sebanyak 195 ekor ayam pullet atau ayam petelur siap produksi diserahkan kepada kelompok ternak. Peternak juga menerima 1,4 ton pakan serta paket obat, vaksin dan kimia (OVK) untuk menunjang kesehatan dan produktivitas ternak.

Dukungan pembibitan menjadi bagian penting dalam bantuan tersebut. Pemprov Jabar menyerahkan satu unit mesin tetas setter berkapasitas 1.500 butir dan satu unit mesin tetas hatcher dengan kapasitas 500 butir.

Keberadaan fasilitas itu diharapkan membuat kelompok ternak tidak hanya mengandalkan produksi telur konsumsi. Peternak juga dapat mengembangkan pembibitan secara terencana untuk memenuhi kebutuhan bibit unggas.

“Peternak didorong tidak bergantung pada bibit dari luar,” ujarnya.

Menurut Ahmad, ketersediaan bibit secara mandiri dapat memperkuat keberlangsungan usaha kelompok ternak. Peternak memiliki peluang mengembangkan populasi ayam secara bertahap tanpa sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Selain memperkuat sisi produksi, bantuan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pendapatan anggota kelompok. Produksi telur yang optimal diharapkan menjadi sumber pemasukan sekaligus mendukung ketersediaan pangan asal hewan di masyarakat.

Penguatan peternakan rakyat dinilai penting karena kelompok ternak menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di wilayah perdesaan. Produksi telur lokal juga berperan dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat. “Produksi telur lokal ikut memperkuat rantai pasok pangan,” kata Ahmad.

Agar bantuan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, UPTD BPPTU Jatiwangi akan melakukan pendampingan kepada kelompok ternak. Pembinaan mencakup tata kelola kelompok, pencatatan usaha, kesehatan ternak, biosekuriti hingga pemasaran.

Baca Juga: Wujudkan Jabar Istimewa, Pemprov Rangkul Tokoh Sunda dari Berbagai Bidang

Melalui pendampingan tersebut, Pemprov Jabar berharap kelompok ternak mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, sekaligus membangun sistem peternakan yang lebih mandiri dari pembibitan hingga produksi. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |