harapanrakyat.com,- Sektor pertanian di Kabupaten Ciamis bersiap memasuki babak baru era digitalisasi. Menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat fondasi kedaulatan pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Ciamis melahirkan sebuah terobosan. Gagasan inovasi ini berupa platform digital terintegrasi, yang diberi nama SI-PETANI (Sistem Informasi Pengelolaan Data Pertanian Terintegrasi).
Baca Juga: Transformasi Teknologi, Strategi Ciamis Jaga Kedaulatan Pangan di Hari Krida Pertanian ke-54
Inovasi ciamik ini digagas oleh Sekretaris DPKP Kabupaten Ciamis, Dadan Hardianto, sebagai bagian dari rancangan Aksi Perubahan bertajuk “Satu Data Pertanian Dalam Genggaman, Menuju Kemandirian Pangan”, dalam ajang Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026.
Kehadiran aplikasi ini tidak hanya sekadar menjawab kebutuhan modernisasi birokrasi. Tetapi juga, menjadi instrumen kunci dalam mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Baca Juga: Transformasi Besar Pertanian di Ciamis, Petani Dilatih Kuasai Bisnis dan Teknologi Digital
Gagas Inovasi Digital SI-PETANI Menyelaraskan Visi Daerah Melalui Data Presisi
Dadan menegaskan, bahwa lahirnya platform SI-PETANI untuk menopang Visi Kabupaten Ciamis, yakni “Sinergi Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan”. Langkah transformatif ini berakar kuat pada dua pilar misi strategis daerah. Pertama Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Bukti (Evidence-Based Policy). Melalui integrasi data real-time yang mencakup potensi lahan, sarana dan prasarana, komoditas panen, hingga kelembagaan petani, kebijakan pemerintah dapat dirumuskan secara lebih presisi. Hal ini memastikan setiap program ketahanan dan swasembada pangan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kemudian kedua Akselerasi Tata Kelola Pemerintahan yang Adaptif dan Digital. Gagasan inovasi digital SI-PETANI memangkas sekat-sekat birokrasi dan ego sektoral dengan menyatukan basis data pertanian dalam satu pintu. Informasi ini dapat diakses secara transparan, cepat, dan akuntabel oleh jajaran pemerintah, tenaga penyuluh, hingga kelompok tani di lapangan.
“Ketahanan pangan dan ketahanan data tidak bisa dipisahkan. Melalui transformasi digital SPBE di sektor pertanian, aplikasi SI-PETANI menghadirkan Satu Data Pertanian Dalam Genggaman. Pengambilan keputusan strategis, mulai dari mitigasi krisis pangan, penetapan zona komoditas unggulan, hingga pemetaan distribusi bantuan, kini dapat dilakukan lebih cepat dan akurat,” ungkap Dadan, Minggu (2/8/2026).
Lanjutnya menambahkan, bahwa penerapan gagasan inovasi aplikasi digital SI-PETANI diyakini menjadi katalisator utama dalam mendongkrak efisiensi birokrasi internal di tubuh DPKP Ciamis. Selain mempermudah birokrat dalam merumuskan kebijakan, platform ini juga membuka akses informasi yang inklusif bagi masyarakat luas. “Khususnya, para petani yang menjadi garda terdepan sektor agraris daerah,” katanya.
Sebagai langkah lanjutan, rancangan Aksi Perubahan ini kini tengah memasuki fase implementasi strategis (milestone). Agenda terdekat mencakup penguatan regulasi internal pendukung SPBE, penyatuan basis data lintas sektoral. Kemudian, uji coba performa aplikasi, hingga program edukasi dan sosialisasi secara masif kepada seluruh pemangku kepentingan di Ciamis.
Baca Juga: DPKP Ciamis Raih Predikat A Reformasi Birokrasi, Wujud Nyata Pelayanan Prima untuk Masyarakat
“Dengan terobosan ini, kami optimis mampu mewujudkan kemandirian pangan yang didukung oleh tata kelola data yang modern, transparan, dan akuntabel,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

7 hours ago
3

















































