harapanrakyat.com,- Sebanyak tiga unit rumah di pemukiman padat lingkungan Cimenyan 1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, ludes dilalap si jago merah. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Banjar bersama tim gabungan harus bekerja ekstra keras menaklukkan kobaran api. Hal ini terjadi akibat terkendala akses lokasi yang sempit.
Baca juga: Tiga Rumah Warga di Mekarsari Kota Banjar Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya!
Kepala UPTD Damkar Kota Banjar, Aam Amijaya, menyampaikan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima pihaknya sekitar pukul 04.27 WIB. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi beberapa menit setelah menerima laporan warga. “Begitu menerima laporan pukul 04.27 WIB, kita langsung kirimkan dua unit armada ke lokasi kejadian,” ujar Aam Amijaya saat memberikan keterangan di lokasi kebakaran, Rabu (5/8/2026).
Lokasi Kebakaran di Cimenyan Sulit Diakses Mobil Damkar
Melihat kondisi pemukiman yang padat serta material rumah utama yang bersifat semi-permanen, api dengan cepat membesar. Selain itu, api juga merembet ke dua rumah di sekitarnya.
Menurutnya, luapan api dan akses gang yang terbatas membuat armada awal harus dipasok bantuan armada tambahan. Total terdapat tiga unit mobil Damkar yang dikerahkan, dibantu suplai air dari BPBD, PDAM, hingga PMI Kota Banjar.
Aam menjelaskan, kendala utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah sulitnya jangkauan titik lokasi akibat akses jalan yang terbatas. Akses ini juga relatif jauh dari posisi armada parkir.
“Kendala kita aksesnya cukup jauh. Semakin jauh jarak selang, tekanan mesin pompa semakin berat sehingga daya semprot air yang sampai ke titik api mengalami penurunan,” jelasnya.
Meski diterpa kendala teknis dan medan yang sulit, penanganan intensif yang berlangsung selama lebih dari 1,5 jam tersebut berhasil melokalisir kobaran api. Akhirnya, api tidak meluas ke bangunan pemukiman warga lainnya.
Baca juga: Kesal Diabaikan Keluarga, Pemuda di Babakan Ciparay Bandung Nekat Bakar Rumah dan Sepeda Motor
“Fokus utama kita adalah melokalisir agar api tidak merembet ke rumah lainnya. Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dilokalisir dan dilanjutkan proses pendinginan. Sementara dipastikan dampak kebakaran melanda tiga rumah,” pungkas Aam.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan. Berdasarkan informasi awal dari warga sekitar, dugaan sementara api berasal dari aktivitas memasak yang mengakibatkan kebocoran gas LPG di salah satu rumah warga. Pada akhirnya api membesar dan membakar bangunan. (Sandi/R6/HR-Online)

2 weeks ago
59

















































