Harapanrakyat.com,- Polres Ciamis berkolaborasi dengan Kelompok Tani Satria Perkasa sukses menggelar panen perdana benih bawang merah lokal Permata Galuh di Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).
Panen raya di atas lahan uji coba (pilot project) seluas 2 hektar tersebut memetik hasil pembenihan bawang merah super varietas baru yang diberi nama Permata Galuh.
Dari hasil penanaman selama 80 hari, produktivitas lahan uji coba ini menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Pada pemetikan awal di area ubinan saatini baru seluas setengah hektar. Total semua kurang lebih sekitar 8 ton bawang merah siap benih untuk satu hakter lahan. Sehingga jika keseluruhan, total potensi panen dari lahan 2 hektar tersebut diperkirakan mencapai 16 ton benih super.
Baca Juga: Tim Gabungan di Ciamis Sisir Titik Rawan Kriminalitas, Ini Hasilnya
Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan teknik tumpangsari yang diterapkan para petani. Dalam satu hamparan lahan, tanaman bawang merah dikombinasikan secara presisi dengan jahe gajah, cabai rawit varietas Ori, dan jagung, sehingga pemanfaatan lahan menjadi sangat maksimal dan bernilai ekonomi tinggi.
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, mengapresiasi inovasi dan kerja keras para petani di Desa Wanasigra yang berhasil mengadopsi teknologi pembenihan mandiri tersebut.
”Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dengan Kelompok Tani Satria Perkasa melakukan pemanenan dan pembenihan. Di Ciamis, kita telah berhasil mengadopsi dan menghasilkan benih bibit bawang super yang kami beri nama Permata Galuh. Ini adalah terobosan yang sangat baik dengan teknik tumpangsari antara bawang, jahe gajah, cabai Ori, dan jagung,” ujarnya.
Hidayatullah menjelaskan komoditas bawang merah merupakan salah satu bahan pangan pokok strategis yang selama ini pasokannya kerap tergantung dari luar daerah bahkan impor.
Keberhasilan Penanaman Bawang Merah Permata Galuh di Ciamis
Melalui sinergi antara Polres Ciamis, Pemerintah Daerah, dan kelompok tani, kata dia, keberadaan varietas Permata Galuh diharapkan mampu menjawab tantangan ketersediaan benih berkualitas dan menekan ketergantungan impor secara nasional.
”Kita sama-sama ketahui bahwa bawang ini masih sering kita impor dari luar. Melalui langkah konkret dari Ciamis ini, kita berharap dapat mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ke depan, kita tidak perlu lagi bergantung pada impor, malah kita bisa ekspor seperti jagung dan beras,” tegas Kapolres.
Kapolres menyebut, ke depan keberhasilan pilot project di Desa Wanasigra ini akan terus dikembangkan agar Kabupaten Ciamis tidak hanya mandiri dalam memenuhi kebutuhan bawang merah lokal, tetapi juga mampu menjadi pemasok utama benih dan pasokan bawang bagi kabupaten/kota tetangga.
”Semoga ke depan Ciamis bisa menghasilkan bawang ini secara global. Bahkan kita targetkan bisa memback up dan mendukung kebutuhan daerah tetangga kita. Baik itu di Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, hingga Pangandaran,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Satria Perkasa, Endang Ridwan mengungkapkan, saat ini para petani di berbagai daerah tengah mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan bibit benih yang berkualitas. Di sisi lain, harga pasar bawang merah konsumsi saat ini cenderung mengalami penurunan.
”Dalam panen perdana ini, di mana untuk Kabupaten Ciamis kita bisa memproduksi benih bawang merah untuk pertama kalinya dengan nama Permata Galuh. Dari hasil panen ini, baru setengah hektar kita sudah dapat kurang lebih 3,5 ton. Kapasitas produksi ideal dari 1 hektar itu minimal 7 sampai 8 ton,” katanya.
Nilai Tambah Ekonomi
Endang menambahkan, pengolahan menjadi benih memberikan nilai tambah untuk ekonomi yang jauh lebih tinggi bagi petani lokal.
Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Panjalu, Polres Ciamis Dalami Dugaan Penyebab Kematian
”Sekarang itu sebetulnya lagi susah mencari benih atau bibit. Kedua, kalau kita jual langsung ke pasar harganya lagi turun. Jadi kita bikin pembenihan saja agar harganya lebih tinggi, yaitu Rp 60.000 sampai Rp 70.000 per kilo. Dalam waktu 1 bulan pasca panen, ini sudah siap ditanam kembali menjadi benih super. Kita juga bisa menyuplai ke kelompok tani yang lain,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

2 days ago
18

















































