Ledakan Baterai Lithium Picu Kebakaran Bengkel Panel di Cimahi Selatan, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar 

1 day ago 11

harapanrakyat.com,- Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi bergerak sigap memadamkan kebakaran yang melanda tempat pembuatan panel milik Suherman di Jalan Persatuan No. 072B, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Jumat (31/7/2026). Meski terhalang akses jalan sempit, tim tiba di lokasi hanya dalam waktu 15 menit.

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Banjarwangi Garut Ludes Terbakar Saat Ditinggal Bekerja

Sebanyak 3 unit mobil pemadam dan 1 unit kendaraan penyelamat dikerahkan ke lokasi, dengan 8 personel yang langsung turun bertindak. Luas area yang terbakar mencapai sekitar 50 meter persegi dari total luas bangunan keseluruhan 1.100 meter persegi.

Penanganan Kebakaran Bengkel Panel

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP & Damkar Cimahi, Aep Mulyana, menjelaskan medan yang sempit menjadi tantangan utama. Namun berkat kerja cepat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke empat bangunan yang berdekatan.

Kebakaran bermula saat seorang karyawan sedang menguji coba panel listrik. Tiba-tiba terdengar bunyi letupan kecil. Meski arus listrik sudah segera diputus, saat panel dibuka terjadi ledakan besar yang berasal dari baterai lithium di dalamnya.

“Satu orang karyawan bernama Marco (29 tahun) mengalami luka ringan. Beruntung 15 orang lain yang ada di lokasi berhasil dievakuasi dengan selamat, tidak ada korban jiwa,” jelas Aep.

Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar, terdiri dari kerusakan bangunan Rp 200 juta dan kerusakan barang/alat sebesar Rp1 miliar. Di sisi lain, tim berhasil menyelamatkan empat bangunan senilai Rp 800 juta beserta aset berharga di dalamnya senilai Rp 2 miliar.

Baca juga: Warga Pangandaran Diminta Waspada Kebakaran Hutan Saat Musim Kemarau

Api dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 12.27 WIB. Tim melanjutkan dengan pendinginan dan pendataan sebelum kembali ke markas pada pukul 12.45 WIB. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kebakaran dipicu kelalaian dalam penanganan baterai lithium.

Aep pun mengimbau seluruh pelaku usaha agar lebih teliti dan mengikuti standar keselamatan kerja. “Penanganan baterai lithium harus dikerjakan tenaga ahli guna mencegah ledakan dan kebakaran serupa, apalagi ini berurusan dengan listrik,” pesannya. (Juhaeri/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |