harapanrakyat.com,- Menyongsong momentum bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) mempertegas komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyediaan likuiditas uang tunai Rp8 triliun, yang siap didistribusikan di seluruh jaringan kantor cabang se-Indonesia. Langkah tersebut berupa Kick Off program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026, yang berlangsung di Lobby Gedung C Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (13/2) lalu.
Baca Juga: Kolaborasi bank bjb dan Kemendesa PDT, Dorong Akselerasi Pembangunan dan Ekonomi Desa
Seperti diketahui, bahwa peningkatan aktivitas ekonomi menjelang Lebaran, mulai dari belanja kebutuhan pokok, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), hingga tradisi berbagi kepada kerabat, selalu memicu lonjakan permintaan uang tunai. Memahami fenomena tahunan ini, bank bjb memastikan ketersediaan uang layak edar (ULE) tersedia secara merata.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan tenang. Dukungan Rp8 triliun ini merupakan bentuk mitigasi kami terhadap tingginya perputaran uang tunai di lapangan,” ucap Herfinia, Corporate Secretary bank bjb belum lama ini.
Lokasi dan Jadwal Penukaran Uang Baru bank bjb melalui Program SERAMBI 2026
Sementara itu, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan uang pecahan baru, bank bjb membuka layanan penukaran resmi di berbagai titik strategis. Berikut adalah ketentuan utama yang perlu diketahui nasabah:
- Kuota Penukaran: Maksimal Rp5.300.000 per orang setiap harinya.
- Denominasi: Tersedia mulai dari pecahan Rp1.000 hingga Rp50.000.
- Registrasi: Masyarakat dapat mendaftar melalui aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) milik BI di laman https://pintar.bi.go.id.
Selain di kantor cabang, bank bjb juga mengerahkan armada kas keliling. Hal itu untuk menjangkau titik-titik keramaian dan daerah yang jauh dari akses perbankan konvensional, guna memastikan inklusi layanan tetap terjaga.
Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, bank bjb Sambangi Pedagang Pasar Sukasari Kota Bogor
Tidak hanya berkomitmen akan ketersediaan uang layak edar di program Serambi 2026 ini, bank bjb juga memberikan edukasi keamanan dan transformasi digital. Di tengah antusiasme warga, bank bjb memberikan edukasi mengenai pentingnya bertransaksi di lembaga resmi untuk menghindari risiko uang palsu. Selain itu, juga tetap mendorong masyarakat untuk mulai beralih ke instrumen digital seperti mobile banking, internet banking, dan QRIS bjb.
Transformasi digital dinilai menjadi solusi paling efisien dan aman untuk meminimalkan risiko kehilangan fisik uang maupun tindak penipuan. Dalam kaitan ini, bank bjb mengingatkan nasabah untuk tetap waspada. Seperti hindari penggunaan jaringan Wi-Fi publik saat bertransaksi perbankan. Jangan mengunduh aplikasi tidak resmi atau mengklik tautan mencurigakan (phishing). Dan jaga kerahasiaan data pribadi dan kode OTP.
Menjaga Kualitas Rupiah
Tak hanya menyalurkan uang baru, bank bjb juga menerima penukaran uang rusak atau tidak layak edar. Hal ini sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga kualitas uang yang beredar (Clean Money Policy). Sekaligus juga, menciptakan ekosistem pembayaran yang tertib dan terpercaya.
Melalui konsistensi dalam program Serambi 2026, bank bjb membuktikan perannya bukan sekadar sebagai lembaga intermediasi keuangan. Melainkan sebagai pilar pendukung stabilitas sistem keuangan nasional di hari-hari besar keagamaan. (Adi/R5/HR-Online)

7 hours ago
10

















































