Setelah laga panas antara Persija Jakarta vs Persib Bandung berakhir dengan skor 1-2, perhatian kini tertuju pada insiden yang terjadi pascapertandingan. Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, memastikan pihaknya sudah menerima laporan dan akan menindaklanjuti sesuai prosedur.
Baca Juga: Rizky Ridho Jambak Beckham Putra? Video Viral Tuai Perdebatan Bobotoh dan Jakmania
Rekaman video insiden tersebut yang beredar luas di media sosial, baru-baru ini menampilkan momen saat Beckham Putra, gelandang Persib, dikerumuni oleh beberapa pemain Persija. Unggahan ini dengan cepat memancing beragam reaksi dari para pendukung kedua belah pihak di internet.
Pemain Persija yang tertangkap kamera dalam kerumunan itu, di antaranya Carlos Eduardo, Rizky Ridho, dan Witan Sulaeman. Mereka tampak terlibat pembicaraan atau kontak fisik yang cukup dekat dengan para pemain dari tim rival di area tersebut.
Arya mengaku, telah melihat rekaman video insiden usai laga panas Persija vs Persib tersebut, namun belum secara detail. Ia menegaskan, bahwa PSSI akan menunggu laporan resmi dari pihak keamanan dan operator liga sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
”Sudah sempat terlihat tapi masih kabur, jadi memang belum sempat dicek secara mendalam,” jelas Arya, Senin (11/5/2026) malam.
Kejadian Beckham Putra Dikerumuni Usai Laga Panas Persija vs Persib
Pertandingan antara Persija dan Persib di Stadion Segiri, Samarinda, berlangsung ketat dan penuh tensi. Seusai laga, muncul laporan adanya kericuhan kecil di area luar stadion yang melibatkan sejumlah oknum penonton.
Selain di luar, insiden kericuhan juga terjadi di lapangan hijau usai pertandingan. Dalam video yang beredar, Beckham tidak berdiri sendirian dalam menghadapi situasi itu. Sejumlah punggawa Persib seperti Eliano Reijnders, Dedi Kusnandar, hingga kapten Marc Klok, juga terlihat berada di lokasi guna memberikan dukungan rekan setimnya.
Baca Juga: Mauricio Souza Permasalahkan Wasit FIFA, Anggap Tak Adil di Laga Panas Persib vs Persija
Video kejadian itu pun beredar luas di media sosial dan memicu reaksi dari berbagai pihak. PSSI pun turut memberi tanggapan terkait insiden usai laga panas Persija vs Persib ini.
Arya menyebut bahwa PSSI tidak akan gegabah dalam menilai situasi. Ia menegaskan pentingnya verifikasi fakta sebelum memberikan sanksi atau pernyataan resmi. “Kita masih mengumpulkan beberapa laporan atas insiden itu. Kita tunggu laporan lebih lengkap lagi dari pihak terkait,” ujarnya.
Menurutnya, setiap insiden yang terjadi di kompetisi profesional harus ditangani dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Ia juga menekankan, bahwa keamanan dan kenyamanan penonton menjadi prioritas utama federasi.
PSSI Pastikan Evaluasi Keamanan
Arya menambahkan, bahwa PSSI akan berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan aparat keamanan, untuk memastikan evaluasi menyeluruh dilakukan. Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang di pertandingan berikutnya.
Federasi akan meninjau aspek pengamanan di stadion, termasuk jalur keluar penonton dan pengawasan di area sekitar. Arya menilai koordinasi antara panitia pelaksana dan aparat perlu diperkuat, terutama pada laga berisiko tinggi seperti Persija kontra Persib.
Baik Persija maupun Persib disebut telah memberikan klarifikasi awal terkait situasi usai laga panas tersebut. Keduanya sepakat menjaga hubungan baik antar-suporter dan mendukung langkah PSSI untuk menegakkan disiplin.
Arya berharap, semua pihak termasuk suporter, dapat menahan diri dan menjaga sportivitas. Ia menegaskan, bahwa rivalitas di lapangan tidak boleh berujung pada tindakan yang merugikan citra sepak bola nasional.
PSSI melalui Arya Sinulingga memastikan akan menindaklanjuti insiden usai laga panas Persija vs Persib dengan langkah evaluasi menyeluruh. Hal ini ia lakukan demi menjaga keamanan dan reputasi kompetisi Liga 1 Indonesia. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

6 hours ago
6

















































