Sebuah Minibus Terjun ke Sungai Cipeles saat Ngabuburit di Paseh Sumedang

7 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Insiden mengerikan menimpa sebuah kendaraan saat tragedi minibus masuk sungai Cipeles. Peristiwa nahas kecelakaan ini mengejutkan warga Desa Haurkuning di wilayah Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2/26).

Kendaraan lawas jenis Daihatsu Hijet seribu berwarna hitam tersebut terjun bebas dari tebing. Kecelakaan tunggal ini terjadi tepat di kawasan Jembatan Bobojong yang memiliki kontur jalan menanjak.

Awal Mula Minibus Masuk Sungai Cipeles 

Pengemudi mobil bernama Wahyu bermaksud menguji performa mesin kendaraannya yang baru selesai diperbaiki. Pemuda berusia dua puluh lima tahun ini memanfaatkan waktu sore untuk menunggu waktu berbuka.

Baca juga: Kronologi Mahasiswa Jatuh di Cadas Pangeran Sumedang Saat Berteduh Hujan

Ia sengaja membawa tiga orang penumpang melintasi rute baru pada hari pertama bulan puasa. Rombongan ini bergerak dari arah Cimalaka memutar menuju Cisarua dengan tujuan akhir wilayah Paseh.

“Saya belum pernah sama sekali melintasi jalur alternatif tersebut. Akibatnya, saya kurang memahami medan jalan yang ternyata memiliki tingkat kemiringan cukup ekstrem,” terangnya.

Saat mencoba mendaki tanjakan Bobojong, tenaga mesin mobil mendadak hilang di pertengahan jalan. Selanjutnya, kendaraan tersebut seketika meluncur mundur tanpa bisa dikendalikan oleh sang pengemudi.

Sistem pengereman mobil diduga kuat mengalami malfungsi saat menahan beban di jalan menanjak. Mobil akhirnya terperosok jatuh ke dasar sungai berbatu dari ketinggian sekitar delapan meter.

Beruntungnya, seluruh penumpang yang berjumlah empat orang di dalam kabin berhasil selamat dari maut. Mereka hanya menderita luka ringan akibat benturan keras saat bodi mobil menghantam dasar jurang.

Wahyu sendiri hanya mengalami luka gores pada bagian pelipis kiri dan pergelangan tangannya. Warga setempat segera datang memberikan pertolongan pertama kepada seluruh korban sesaat setelah kejadian.

Pihak keluarga dibantu warga sekitar baru melakukan proses evakuasi bangkai mobil pada hari Jumat. Kontur tebing yang sangat curam membuat pengangkatan kendaraan secara utuh menjadi hal yang mustahil.

Baca juga: Dugaan Korupsi Parkir Sumedang: Mantan Kadishub Diperiksa Kejari Selama Lima Jam

Warga terpaksa membongkar berbagai komponen penting mobil langsung di dasar aliran air sungai. Mereka melepaskan bagian blok mesin, roda, setir kemudi, hingga seluruh instalasi kabel kelistrikan.

Sisa kerangka bodi kendaraan rencananya hanya akan dijual ke pengepul sebagai besi tua rongsokan. Tragedi minibus masuk sungai Cipeles ini menjadi peringatan bagi pengendara di jalur rawan. (Aang/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |