harapanrakyat.com,- Kecelakaan maut terjadi di jalur rel kereta api Kampung Negla, Desa Tanjungmekar, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026). Seorang pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar KA Argo Wilis yang tengah melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diketahui berinisial AE (55), seorang pria paruh baya asal Kampung Sukamaju, Desa Margamulya, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Baca Juga: Tragis! 3 Warga Tewas Tertemper Kereta di Cimahi dan KBB dalam Sehari, Ini Kronologinya
Sejumlah Saksi Lihat Korban Tersambar KA Argo Wilis di Jamanis Tasikmalaya
Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban saat itu terlihat sedang berjalan kaki di atas jalur rel. Tak lama kemudian muncul rangkaian KA Argo Wilis dengan kecepatan tinggi. Lantaran jarak yang sudah sangat dekat, kereta tersebut langsung menyambar tubuh korban hingga terpental sejauh beberapa meter.
Saksi mata di lokasi kejadian, Gun-gun (43) mengatakan, dirinya tengah mencari rumput di sekitar area rel saat melihat insiden tersebut. Terkejut melihat adanya korban tergeletak, ia segera melaporkan kejadian itu kepada aparat desa dan pihak kepolisian setempat.
Mendapat laporan warga, anggota Polsek Jamanis bersama Babinsa langsung menuju lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Tewas Tersambar KA Argo Wilis di Tasikmalaya, Begini Kronologinya
Petugas kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan proses identifikasi, serta olah TKP guna memastikan kronologi kejadian.
Petugas Imbau Warga Tak Beraktivitas di Jalur Kereta Api
Setelah proses identifikasi awal selesai, petugas bersama warga sekitar melakukan evakuasi jenazah AE dan membawanya ke RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya untuk penanganan lebih lanjut, sebelum menyerahkan kepada pihak keluarganya.
Baca Juga: Seorang Pria Tewas Tertemper Kereta Api di Garut
Danramil 1205/Rajapolah, Kapten Inf Syamsul Alam, melalui Babinsa setempat langsung melakukan koordinasi lintas sektor agar proses evakuasi berjalan tertib dan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif.
“Peristiwa ini menjadi peringatan bagi kita semua agar lebih waspada. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang jalur rel kereta api. Karena sangat berbahaya dan berisiko tinggi terhadap keselamatan nyawa,” tegasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

22 hours ago
10

















































