Sosok Roken Tampubolon yang Bawa PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 dan Promosi ke Liga 1

8 hours ago 4

Perjalanan PSIM Yogyakarta di Liga 2 musim 2024-2025 berjalan dengan manis. Klub berjulukan Naga Jawa ini berhasil menjuarai Liga 2, setelah mengalahkan Bhayangkara FC di laga final, sekaligus memastikan promosi ke Liga 1. Di balik kesuksesan tersebut ada sosok bernama Roken Tampubolon.

Sepanjang musim 2024-2025 ini, Rafinha, striker asal Brasil telah mencuri perhatian dengan 20 golnya, menjadikannya ujung tombak utama PSIM.  

Baca Juga: Lika-liku Persijap Jepara di Kancah Sepak Bola Indonesia

Namun, di balik sorotan Rafinha yang haus gol tersebut, ada sosok Roken yang memainkan peran penting di balik layar kesuksesan tim. Meski hanya mencetak dua gol sepanjang musim, namun pemain berusia 25 tahun ini membuat gol di saat-saat yang paling PSIM butuhkan. Sehingga, Laskar Mataram kini siap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Salah satu momen paling berharga, adalah ketika PSIM menghadapi PSPS Pekanbaru di laga terakhir babak promosi. Roken mencetak gol krusial yang membawa PSIM Yogyakarta unggul 2-1, dan mengamankan tiket promosi ke Liga 1.

Gol ini bukan hanya sekadar penentu kemenangan, tetapi juga menjadi titik balik bagi PSIM yang telah lama berjuang kembali ke puncak sepak bola Indonesia.

Setelah berhasil memastikan promosi, PSIM harus menghadapi Bhayangkara FC di final untuk meraih gelar juara Pegadaian Liga 2. Di laga ini, Roken Tampubolon kembali menunjukkan ketajamannya, dengan mencetak gol yang membantu PSIM meraih kemenangan dan mengangkat trofi juara.

Menariknya, gol di laga final ini mirip dengan gol sebelumnya. Dua gol yang ia cetak ini berawal dari serangan di sisi kanan pertahanan lawan.

Namun di balik keberhasilannya mencetak dua gol penentu, ternyata perjalanan dari pemain berusia 25 tahun ini tidaklah mudah, bahkan tidak selalu berjalan dengan mulus. Di awal musim, Roken Tampubolon lebih sering duduk di bangku cadangan.

Saat itu, PSIM Yogyakarta dilatih oleh Seto Nurdiyantoro. Di tangan Seto,perannya di tim sangat terbatas. Namun, keadaan berubah saat Erwan Hendarwanto naik sebagai pelatih interim, dan mulai memberikan kepercayaan lebih kepadanya.

Dari 9 kali bermain di musim 2024-2025, ia sudah tampil sebanyak 7 kali semenjak Erwan menukangi PSIM. Menjadikan Roken Tampubolon semakin vital di momen-momen krusial.

Roken merayakan kedua golnya dengan cara khas. Melakukan knee slide sambil menunjuk ke langit sebagai ungkapan syukur atas perjuangannya.

Baca Juga: PSGC Ciamis Siap Tempur Lawan Persiba Balikpapan demi Tiket Promosi Liga 2

Bagi PSIM, dua golnya lebih dari sekadar angka di papan skor. Dua gol tersebut merupakan penanda perjalanan panjang menuju kejayaan.

Meskipun Roken Tampubolon bukan pencetak gol terbanyak PSIM musim ini, 2 golnya telah menjadi dua takdir yang mengantarkan timnya kembali ke tempat yang seharusnya, yaitu Liga 1. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |