harapanrakyat.com,- Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, memberikan klarifikasi resmi terkait potongan video viral di media sosial yang menuding adanya tindakan represif TNI terhadap petani di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Video yang awalnya diunggah oleh akun /tanahuntukrakyat tersebut menarasikan adanya situasi “Darurat Agraria” di wilayah tersebut. Namun, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menegaskan, narasi yang beredar luas di media sosial itu sama sekali tidak sesuai dengan fakta riil di lapangan.
“Kami sampaikan bahwa potongan video tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Saat itu tidak ada penggusuran atau pengrusakan terhadap tanaman yang milik masyarakat,” tegasnya, Sabtu (20/6/2026).
Kodim Beberkan Fakta Soal Tuduhan TNI Intimidasi Petani di Karangjaya Tasikmalaya
Menurut Letkol M. Imvan Ibrahim, kehadiran para prajurit TNI di lokasi tersebut sebenarnya dalam rangka melaksanakan kegiatan korve atau pembersihan lahan. Lahan tersebut rencananya akan digunakan sebagai lokasi penempatan untuk Batalyon TP di wilayah Tasikmalaya.
Baca Juga: Dandim 0612 Tasikmalaya Bantah Anggota Terlibat Pemukulan, Sebut Isu Viral Hoaks
Pihak Kodim juga membeberkan sejumlah fakta untuk meluruskan misinformasi yang terlanjur beredar di tengah publik. Pertama, lahan yang dibersihkan merupakan kawasan yang sudah ditetapkan oleh tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga status hukumnya sudah clear and clean untuk ditempati Batalyon TP.
Selain itu, jumlah personel prajurit yang dikerahkan untuk melakukan pembersihan hanya berkisar 18 orang. Fakta ini sekaligus membantah narasi provokatif di media sosial yang menyebutkan adanya “ratusan TNI” yang turun ke lapangan untuk menggusur petani di Karangjaya.
TNI juga memastikan tidak ada kerugian material yang dialami oleh warga. Kegiatan di lokasi murni hanya membersihkan semak belukar untuk persiapan mendirikan tenda-tenda penempatan prajurit. Sehingga tidak ada tanaman produktif milik masyarakat yang rusak.
Baca Juga: Cegah Banjir Langganan, TNI Aksi Bebersih Sungai Citanduy Tasikmalaya
Hingga saat ini, situasi di Desa Karangjaya sudah aman dan kondusif. Pihak TNI bersama jajaran pemerintah daerah setempat terus menjalin komunikasi yang intensif. Serta berkoordinasi secara baik dengan warga masyarakat.
Melalui klarifikasi resmi ini, Kodim 0612/Tasikmalaya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh potongan video dan narasi sepihak yang sengaja digulirkan di media sosial, demi menghindari kegaduhan yang tidak perlu. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

1 day ago
11

















































