25 Gerai Koperasi Merah Putih Rampung, Bandung Barat Siap Cetak Ekonomi Baru Desa

4 hours ago 12

harapanrakyat.com,- Sebuah babak baru kebangkitan ekonomi pedesaan resmi dimulai di Kabupaten Bandung Barat. Sebanyak 25 unit gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Bandung Barat telah tuntas dibangun dan kini siap beroperasi melayani masyarakat.

Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan menjadi penggerak utama roda ekonomi warga, sekaligus memperkuat rantai distribusi kebutuhan pokok hingga ke pelosok wilayah.

Baca Juga: Isu Dugaan Perselingkuhan Kepala BKPSDM Mengemuka, Komisi I DPRD KBB Gelar Pencarian Fakta

Momen bersejarah ini ditandai dengan kegiatan peluncuran yang berpusat di kawasan Perumahan Cilame Permai, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah pada Sabtu (16/05/2026) lalu.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail menegaskan, pencanangan program ini dilakukan serentak di 1.061 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini juga diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui sambungan daring.

Menurut Asep, selesainya pembangunan 25 gerai ini merupakan wujud keseriusan Pemkab Bandung Barat dalam mendukung penuh Program Strategis Nasional berbasis ekonomi kerakyatan.

“Dengan berdirinya 25 gerai ini, kita kini siap membangun ekosistem usaha desa yang produktif. Serta berkelanjutan, dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujar Asep.

Baca Juga: Perjuangan Guru Honorer SDN Giriasih Cililin: Antara Ancaman Longsor dan Ketidakpastian Nasib 2027

Peran Koperasi Merah Putih di Bandung Barat

Lebih dari sekadar tempat bertransaksi, koperasi ini dirancang berperan ganda. Selain menjadi pusat layanan kebutuhan warga, KDMP dipersiapkan sebagai lokomotif penggerak potensi lokal. Mulai dari mendorong pertumbuhan UMKM, pengolahan hasil pertanian, hingga pengembangan sektor peternakan di setiap desa.

Agar operasional berjalan lancar dan barang terjamin ketersediaannya, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Koperasi dan UMKM telah menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Di antaranya Perum Bulog untuk pasokan pangan pokok, serta PT Pertamina untuk pemenuhan kebutuhan energi.

Tak hanya fokus pembangunan fisik, pemerintah daerah juga memastikan pengelolaan berjalan profesional. Berbagai pelatihan dan uji kompetensi telah digelar bagi para pengurus, supaya pengelolaan keuangan dan layanan berjalan transparan dan akuntabel.

“Ke depannya, kami juga akan mempercepat penyediaan sarana pendukung seperti gudang penyimpanan dan kendaraan operasional. Hal ini penting agar jangkauan distribusi produk semakin luas dan manfaatnya langsung terasa oleh warga,” tambahnya.

Visi besar lainnya akan segera dijalankan. Koperasi Merah Putih nantinya akan disinergikan langsung dengan Program Makan Bergizi Gratis. Artinya, koperasi desa akan menjadi pemasok utama bahan pangan, yang bersumber dari hasil pertanian dan perkebunan lokal Bandung Barat.

Baca Juga: Detik-Detik Truk Bermuatan Sampah 2,4 Ton Terperosok ke dalam Lobang Besar di KBB Terekam CCTV

“Ini adalah langkah pasti kami membangun fondasi ekonomi kerakyatan yang kokoh, mandiri, dan berdaya saing tinggi di Kabupaten Bandung Barat,” pungkasnya. (Eri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |