harapanrakyat.com,- Sapi kurban jenis Limosin dengan bobot mencapai 1 ton bakal menjadi sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto di Kota Banjar, Jawa Barat. Hal itu diungkap Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian Kota Banjar Yadi Mulyadi.
Yadi mengatakan, sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto untuk warga Banjar tersebut merupakan jenis Limosin dengan bobot awal mencapai 1,28 ton.
Sapi tersebut didatangkan dari luar daerah hasil kerjasama dengan mitra peternak lokal Kota Banjar. Adapun nilai transaksi awal sapi kurban tersebut sekitar Rp 110 juta.
Baca Juga: Kasus Korupsi DPRD Kota Banjar, Kejari Sebut Audit Inspektorat Tetap Berlaku
Pihaknya memastikan negosiasi harga sapi kurban tersebut dilakukan oleh langsung oleh peternak, sementara pihaknya hanya sebatas melakukan verifikasi kesehatan ternak.
“Sapi kurban Presiden ini jenis Limosin warna dasar hitam kepala putih perut bawah putih. Bobotnya kurang lebih satu ton dengan timbang awal 1 ton 28 kilogram,” kata Yadi kepada harapanrakyat.com, Minggu (17/5/2026).
Sapi yang Jadi Hewan Kurban Prabowo Berasal dari Luar Kota Banjar
Lanjutnya menjelaskan, pihaknya tidak mengambil sapi kurban dari peternak lokal Kota Banjar karena tidak ada yang lolos seleksi, rata-rata bobot sapi milik petani lokal hanya mencapai 700 kilogram.
Baca Juga: Pengemudi Mobil Plat Merah Pemkot Banjar Tabrak Mobil Warga Akhirnya Minta Maaf
Sedangkan waktu yang diberikan untuk melaksanakan seleksi sapi kurban dari Presiden tersebut cukup mepet yakni hanya dua hari.
Pihaknya akhirnya mencari sapi dengan bobot 1 ton bekerjasama dengan mitra petani lokal Kota Banjar. Kemudian mendapati sapi tersebut.
“Sapi ini kerjasama diambil dari luar daerah kerjasama dengan mitra peternak lokal karena untuk di Banjar rata-rata baru 700 kilogram jadi belum memenuhi ketentuan,” terang Yadi.
Lanjutnya menjelaskan sapi kurban dari Presiden tersebut sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan lolos verifikasi.
Daging sapi kurban dari Presiden tersebut nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. Kemudian akan dikelola oleh Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Banjar serta Dewan Kemakmuran Masjid atau DKM.
Baca Juga: Curhat Petani Jagung Soal Pupuk Subsidi, DKP3 Kota Banjar Langsung Buka Suara
“Sapi kurban ini akan dikelola oleh DKM termasuk rencana jumlah calon penerima di lingkungan warga miskin dan jarang makan daging sapi,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

15 hours ago
14

















































