Kisah Apih Pedagang Atribut Persib dari Bandung ke Banjar, Harap Dapat Cuan hingga Tim Favoritnya Juara

12 hours ago 13

harapanrakyat.com,- Acara nonton bareng laga (nobar) Persib Bandung vs PSM Makassar di halaman Polres Banjar, Polda Jawa Barat, membawa berkah tersendiri bagi penjual jersey dan aksesoris Maung Bandung, Minggu (17/5/2026). Salah seorang pedagang atribut Persib asal Bandung, Apih (54), bahkan rela menempuh perjalanan jauh ke Kota Banjar untuk mengais rezeki. Ia juga sekaligus menyalurkan kecintaannya mendukung skuad Maung Bandung.

Baca Juga: Gelar Nobar Persib, Supporter di Tasikmalaya Bakal Doa Bersama untuk Seorang Bobotoh yang Diduga Tewas Dikeroyok

Apih mengaku sudah tiba di Kota Banjar sejak Minggu (17/5/2026) pukul 02.00 WIB. Ia berangkat dari kediamannya di Bandung pada malam sebelumnya sekitar pukul 21.00 WIB.

“Sebenarnya dari jam 02.00 subuh sudah ada di sini. Hanya saja baru mulai buka tadi jam 2 siang,” katanya saat ditemui di lokasi jualan, Minggu (17/5/2026).

Menurutnya, antusiasme masyarakat Kota Banjar terbilang sangat tinggi. Lapaknya langsung diserbu pembeli yang mencari atribut untuk dipakai saat mendukung Persib. “Alhamdulillah, banyak peminat yang beli. Hasilnya lumayan buat makan, buat nongkrong, sama buat beli rokok,” ucapnya.

Baca Juga: Pedagang Pakaian di Pasar Banjar Keluhkan Sepinya Pembeli di Pekan Kedua Ramadhan

Alasan Apih Pedagang Atribut Persib Jualan ke Kota Banjar

Saat ditanya mengenai alasannya memilih Kota Banjar yang jaraknya cukup jauh dari Bandung, ia mengaku ingin mencari suasana baru yang tidak terlalu padat persaingan sesama pedagang jersey. 

Menurut Apip, persaingan berjualan atribut Persib di wilayah Bandung sudah sangat ketat. Karenanya, ia memilih dagang atribut Persib ke daerah lain, termasuk Kota Banjar, agar produknya lebih dilirik oleh para bobotoh di daerah.

“Kalau di sana Bandung pasti yang jual sudah banyak, jadi saya ke sini aja ke Banjar sambil main,” ujarnya.

Pria yang sudah melakoni profesi sebagai pedagang atribut bola keliling selama hampir 35 tahun ini, mengaku kerap berpindah-pindah kota mengikuti jadwal pertandingan Persib Bandung. Bahkan, ketika Persib bermain di Jakarta atau Lampung, ia pun pasti akan hadir ke sana untuk menggelar lapak jualan.

Sedangkan untuk harga produk yang Apip tawarkan sangat bervariasi tergantung dari kualitas bahan. “Paling murah Rp 60.000, khususnya untuk setelan baju anak-anak. Kalau untuk ukuran dewasa, ia menjualnya dengan kisaran harga Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per picis,” tuturnya.

Baca Juga: Respons Pedagang Seblak di Kota Banjar Soal Pajak Daerah 10 Persen; Timbal Baliknya Apa?

Sebagai bobotoh setia, Apih pun menyimpan harapan besar agar Persib Bandung pada musim kompetisi tahun ini bisa kembali menjadi juara. “Oh, harus juara. Saya mah dari dulu, dari 10 kali pertandingan terakhir saja sudah optimis kalau Persib bakal juara tahun ini,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |