Anak Kepala Desa Jadi Korban Pembacokan di Cisaga Ciamis, Pelaku Diduga Geng Motor

7 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Seorang remaja yang merupakan warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK). Korban diduga dibacok oleh geng motor yang membawa senjata tajam, di Jalan Raya Banjar-Cisaga, pada Minggu (21/6/2026) dini hari. 

Baca Juga: Geger! Perekrutan Relawan MBG di Purwasari Ciamis Berujung Pembacokan, Korban Alami Luka di Lengan

Korban ternyata merupakan anak dari Kepala Desa Mekarmukti, Asep Ari atau akrab disapa Kuwu Ibro. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian bahu. Diduga akibat sabetan senjata tajam dan harus dilakukan perawatan medis. 

“Iya, benar anak saya menjadi korban pembacokan, kena bahu akibat sabetan senjata tajam dan harus dijahit 25 jahitan. Saat ini sudah dirawat di Puskesmas Cisaga, tadinya di Mitra Idaman, Kota Banjar,” ungkap ayah korban saat dihubungi harapanrakyat.com, melalui sambungan seluler, Minggu (21/6/2026). 

Baca Juga: Geger! Penghuni Kos di Banjarsari Ciamis Jadi Korban Pembacokan OTK, Pelaku Rusak Fasilitas

Kronologi Anak Kepala Desa Jadi Korban Pembacokan di Cisaga

Kuwu Ibro menjelaskan, awalnya anaknya ingin mengantarkan temannya ke Ciamis dari rumah temannya yang berada di daerah dekat tugu perbatasan Banjar-Ciamis. Namun berdasarkan pengakuan anaknya, pada saat itu ada sekelompok orang menggunakan sepeda motor melewati kendaraan korban dan temannya. 

Akan tetapi, sekelompok orang bermotor itu balik lagi dan menghampiri anaknya bersama temannya. Lalu tiba-tiba orang-orang tersebut menyerang korban, yang pada saat itu posisinya sedang dibonceng oleh temannya. Akibatnya, bahu korban terkena sabetan senjata tajam. 

“Kata anak saya, para pelaku itu ada beberapa orang pakai motor dan bawa senjata tajam seperti celurit. Anak saya saja yang terkena sabetan senjata tajam di bagian bahunya. Sedangkan temannya yang posisi di depan atau nyetir motor selamat. Setelah anak saya terkena sabetan senjata, para pelaku langsung pergi,” jelasnya. 

Kuwu Ibro memastikan, jika anaknya yang tahun ini akan duduk di kelas 2 SMP itu tidak mempunyai musuh, baik itu di sekolah maupun di lingkungan bermainnya. 

“Anak saya itu orangnya tidak punya musuh. Setahu saya juga tidak pernah berkelahi sama orang. Jadi saya juga tidak tahu orang-orang tersebut atau pelaku kenapa menyerang anak saya,” ucapnya. 

Pasca anaknya menjadi korban pembacokan, ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib, dengan harapan bisa segera ditindaklanjuti. Sementara untuk kondisi anaknya saat ini masih dilakukan perawatan di Puskesmas Cisaga. 

“Iya saya juga sudah buat laporan polisi (LP) ke Polres Ciamis. Supaya kasus ini bisa segera terungkap dan pelaku bisa diamankan,” tambahnya. 

Baca Juga: Sopir Grab Car Jadi Korban Pembacokan di Kawasan Pertigaan Stasiun Banjar

Sementara itu, Plh Kasat Reskrim Polres Ciamis, IPDA Syakur, membenarkan adanya laporan kejadian dugaan pembacokan di Cisaga tersebut dari keluarga korban. “Iya benar ada,” singkatnya saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |