harapanrakyat.com,- Jalanan pusat Kota Surabaya berubah menjadi lautan semangat pada Minggu (7/6). Ribuan pelari dari berbagai penjuru tanah air tumpah ruah, menaklukkan rute dalam gelaran perdana Suroboyo 10K. Event yang menjadi bagian dari The Ultimate 10K Series Powered by bank bjb ini, tidak sekadar menjadi ajang adu cepat. Tetapi juga, berhasil memicu denyut ekonomi dan mempertegas identitas Surabaya sebagai kota yang terbuka bagi event berskala nasional.
Baca Juga: bank bjb Hadirkan Cara Mudah Dapat Slot Dieng Caldera Race 2026
Sejak fajar menyingsing, kawasan Balai Kota Surabaya telah dibanjiri antusiasme. Tidak hanya dari para pelari, atmosfer kompetitif juga dibangun oleh dukungan warga yang berdiri di sepanjang rute, memberikan sorak-sorai semangat yang kian membakar adrenalin para peserta.
Menggerakkan Ekonomi Melalui Sport Tourism Suroboyo 10K
Suksesnya penyelenggaraan perdana ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. SEVP Korporasi & Komersial bank bjb, Isa Anwari menegaskan, bahwa keterlibatan bank bjb sebagai pendukung utama bukan tanpa alasan. Baginya, Suroboyo 10K adalah mesin penggerak ekonomi yang efektif.
“Event ini memiliki potensi besar dalam mendongkrak sektor kuliner, hospitality, hingga transportasi. Kehadiran area ‘DIGI bank bjb Teras Lokal’ menjadi bukti nyata bagaimana kami memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan berinteraksi langsung dengan ribuan peserta,” kata Isa dalam keterangan resminya.
Baca Juga: 65 Tahun bank bjb, Teguhkan Semangat Membangun Harapan
Senada dengan hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, memandang gelaran ini sebagai langkah strategis dalam memasyarakatkan gaya hidup sehat. Kehadiran delegasi dari kota-kota sahabat, Bandung, Semarang, dan Tangerang, dalam ajang ini juga dimaknai sebagai penguat kolaborasi antarwilayah dalam memajukan sport tourism di Indonesia.
Karakter “Wani”, Tantangan yang Berbeda
Jika Bandung identik dengan lintasan yang ramah untuk mencetak rekor pribadi (personal best), Surabaya menawarkan karakter yang sama sekali berbeda. CEO KG Media, Andi Budiman, yang turut memantau langsung jalannya perlombaan, menggambarkan Surabaya dengan satu kata, Wani (berani).
“Atmosfer kompetitif di sini terasa lebih kental. Cuaca khas Surabaya yang cukup menantang justru menjadi pemacu bagi pelari untuk tampil lebih maksimal dan berani menekan pace,” ungkap Andi.
Ia menilai, kesuksesan event Suroboyo 10K ini terletak pada bagaimana energi kota dan masyarakatnya bersinergi menciptakan pengalaman berlari yang autentik.
Para pemenang kategori nasional pun sepakat bahwa rute Suroboyo 10K memiliki potensi untuk menjadi salah satu race favorit di masa depan. Kombinasi rute yang cepat, steril, dan dukungan warga yang luar biasa dinilai mampu menjaga motivasi pelari hingga garis finis.
Sementara itu, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menyambut positif kualitas kompetisi ini. Menurut PASI, ajang seperti Suroboyo 10K merupakan wadah krusial bagi atlet nasional dan pelari muda untuk mengasah kemampuan di medan yang kompetitif.
Race Director Suroboyo 10K, Riefa Istamar, menutup catatan manis hari itu dengan rasa optimis. Ia memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari race pack collection hingga hari perlombaan, berjalan sesuai standar yang diharapkan.
Baca Juga: bank bjb Ajak Kartini Masa Kini Melek Digital Lewat Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM Wiranesia
Dengan kesuksesan edisi perdana ini, Suroboyo 10K kini memiliki modal besar untuk terus berkembang menjadi ikon sport tourism. Sebab, ajang seperti ini tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi Kota Pahlawan. (Adi/R5/HR-Online)

3 hours ago
8

















































