harapanrakyat.com,- Kondisi infrastruktur jalan di kawasan Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, yang merupakan pasar terbesar di wilayah Priangan Timur, kini semakin memprihatinkan.
Jalan rusak parah yang tak kunjung diperbaiki selama lebih dari lima tahun itu mulai memicu kekhawatiran serius di tengah masyarakat. Terutama terkait dampak ekonomi dan risiko kecelakaan.
Sebagai pusat perputaran roda ekonomi di Kota Tasikmalaya, mobilitas di kawasan ini seharusnya didukung oleh infrastruktur yang memadai. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Para pengguna jalan harus bertaruh nyawa dan materi setiap kali melintas.
Baca Juga: Persoalan Jalan Irigasi Cikunten 1 Tak Kunjung Tuntas, OKP RDN Tasikmalaya Gelar Mimbar Bebas
Warga Keluhkan Infrastruktur Jalan di Kawasan Pasar Cikurubuk Tasikmalaya
Salah satu pengguna jalan asal Bojong, Erna (35), mengungkapkan keresahannya saat membawa barang dagangan dari pasar. Ia mengaku selalu dihantui rasa takut terjatuh akibat lubang yang menganga di sepanjang jalan.
Selain faktor keselamatan, Erna juga mengeluhkan beban ekonomi yang membengkak akibat kendaraan yang menjadi cepat rusak.
“Jalan rusak ini sangat mengganggu. Di zaman yang sulit mencari uang seperti sekarang, kalau motor cepat rusak tentu harus ada biaya tambahan untuk perbaikan,” ungkap Erna, Selasa (26/5/2026).
Baca Juga: Perbaikan 63 Km Infrastruktur Jalan, Pemkab Tasikmalaya Pinjam Rp230 Miliar ke PT SMI
Senada dengan Erna, pengguna jalan lainnya, Adin Wardini (25) menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja pemerintah daerah. Ia mengatakan, perbaikan jalan merupakan tugas pemerintah, apalagi kawasan Pasar Cikurubuk sebagai jantung ekonomi.
“Saat hujan besar, lubang jalan tertutup genangan air, sehingga pengendara tidak sadar dan sangat rawan memicu kecelakaan,” ujarnya.
Belum Ada Respons dari Pemkot Tasikmalaya
Meskipun kerusakan jalan di kawasan Pasar Cikurubuk sudah berlangsung bertahun-tahun, namun upaya perbaikan dari pemerintah belum juga terlihat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya masih bungkam.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada instansi terkait pada hari yang sama, namun pihak pemerintah daerah belum memberikan penjelasan atau rencana strategis mengenai penanganan jalan rusak di kawasan Pasar Cikurubuk.
Masyarakat berharap agar pemerintah segera turun tangan guna memulihkan jalur vital ini demi kelancaran ekonomi dan keselamatan bersama. (Rafi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

3 hours ago
4

















































