Dugaan Perselingkuhan Pejabat KBB Jadi Sorotan, Integritas ASN Dipertanyakan 

6 hours ago 10

harapanrakyat.com,- Di balik pintu ruang birokrasi Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini beredar isu panas yang menjadi perbincangan internal kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Dugaan perselingkuhan yang menyeret nama salah satu pejabat di lingkungan Pemkab KBB ramai dibahas, meski masih berlangsung secara tertutup di lingkungan internal.

Baca Juga: Dua Pekan Jelang Musorkab, Pendaftaran Calon Ketua KONI KBB Masih Sepi

Kabar tersebut awalnya mencuat dari wilayah Kecamatan Cipongkor. Informasi itu disebut beredar di grup percakapan WhatsApp kalangan guru PPPK. Karena pejabat yang dimaksud pernah bertugas dan memegang jabatan di wilayah tersebut, sebagian warga mengetahui rekam jejak aktivitasnya saat menjabat. Isu itu kemudian meluas hingga menjadi bahan pembicaraan di lingkungan pemerintahan.

Koordinator Barisan Literasi dan Advokasi Daerah (BALAD) KBB, Hasanul Fikri, membenarkan adanya pembicaraan tersebut di internal Pemkab Bandung Barat.

“Memang benar, di lingkungan Pemkab isu ini ramai diperbincangkan. Namun pembahasannya masih sebatas bisik-bisik, belum ada yang berani menyampaikan secara terbuka. Akibatnya rumor ini terus berkembang hingga menjadi konsumsi publik,” ujar Fikri.

Baca Juga: Polres Cimahi Berhasil Ringkus Terduga Pelaku Pembunuh Cicih di Bandung Barat

Menurutnya, isu tersebut tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut integritas, moralitas, serta marwah birokrasi yang seharusnya dijaga oleh pejabat publik.

Sebagai bentuk pengawasan terhadap etika aparatur, BALAD KBB mengaku telah melayangkan surat permohonan audiensi kepada Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Pelanggaran Etik Dugaan Perselingkuhan Pejabat KBB

Fikri menegaskan, aturan terkait disiplin ASN sudah jelas diatur dalam PP Nomor 94 Tahun 2021 serta PP Nomor 45 Tahun 1990. Termasuk mengenai sanksi terhadap pelanggaran etik dan asusila.

“Pejabat publik seharusnya menjadi teladan. Jika dugaan ini terbukti, maka sanksi tegas wajib diberikan. Kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi harus dijaga,” tegasnya.

Baca Juga: Asap Pembakaran Sampah Ganggu Warga, Gudang Rongsok di Cipatat KBB Disegel Sementara

Hingga berita ini diturunkan, pejabat yang disebut-sebut dalam isu tersebut belum memberikan klarifikasi terkait kabar yang terus bergulir. Selain itu, beredar pula informasi bahwa istri sah pejabat bersangkutan merupakan seorang ASN yang menduduki posisi strategis di lingkungan Pemkot Cimahi. (Eri/R7HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |