Persaingan antar klub di musim Super League 2026/2027 tampaknya kian memanas. Dua klub dengan rivalitas paling tinggi, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta, merombak susunan pemain dan pelatih untuk musim depan.
Persib Bandung memilih Igor Tolic sebagai juru taktik menggantikan Bojan Hodak. Sedangkan Persija Jakarta memilih Shin Tae-yong untuk menggantikan Mauricio Souza.
Banyak yang penasaran bagaimana skill dan kemampuan dari pelatih baru tersebut. Berikut adalah penjelasan head to head dari keduanya!
Baca Juga: Jelang Musim 2026/2027, Persib Bandung dan Frans Putros Resmi Berpisah
Kedalaman Taktik untuk Hadapi Musim Super League 2026/2027
Tolic menggunakan pendekatan taktik Eropa untuk skuad Maung Bandung. Pendekatan tersebut akan membuat kedalaman skuad lebih optimal, dengan pilihan formasi jenis 4-3-3.
Lewat taktik Eropa yang lebih modern, permainan tim pun akan lebih agresif dan cepat. Pemain pun bisa langsung melakukan adaptasi, sebab teknik ini juga digunakan oleh Bojan Hodak sebelumnya.
Lalu bagaimana dengan Tae-yong? Pelatih asal Korea Selatan ini menggunakan teknik sepak bola pragmatis. Karenanya ia lebih memilih mengutamakan hasil yang maksimal ketimbang estetika permainan.
Meski terkenal karena berhasil menggunakan taktik tersebut, tampaknya STY akan menggunakan pendekatan berbeda untuk Persija. Ia mengaku akan menggunakan teknik lain yang lebih cocok untuk skuad Macan Kemayoran.
Baca Juga: Jelang ACC 2026-2027, Ini Persiapan Pelatih Baru Persib Bandung di Laga Debutnya
Pemilihan Pemain Anyar
Tolic lebih mementingkan keseimbangan antara lini penyerangan dan pertahanan. Sejauh ini, Tolic sudah menyetujui kehadiran 5 pemain abroad dengan skill diatas rata-rata, contohnya Sandy Walsh hingga Gabriel Mutombo.
STY sebenarnya tak jauh berbeda, ia mendatangkan 7 pemain baru yang cakap di bidangnya. Beberapa diantaranya adalah Denis Kolinger, Pratama Arhan, hingga Kerim Memija.
Beban Kompetisi
Meski sama-sama punya gelar sebagai pelatih baru, keduanya punya beban kompetisi yang berbeda. Kehadiran STY diharapkan dapat memutus puasa gelar Persija selama beberapa tahun terakhir di Super League.
Baca Juga: Persija Jalani Latihan Perdana, Shin Tae-yong Push Maksimal Pemain Macan Kemayoran!
Sedangkan Tolic berbeda, ia harus berfokus menata tim untuk mengarungi jadwal kompetisi yang padat. Sebab di musim 2026/2027 mendatang, Persib akan mengikuti 4 kompetisi sekaligus, sehingga butuh penataan tim yang matang.
Bagaimana perjalanan keduanya ke depan? Mari lihat bagaimana dua pelatih baru ini mengarungi musim Super League 2026/2027 dengan beban dan harapan dari masing-masing penggemar. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

2 weeks ago
53

















































