Keistimewaan dan Adab di Hari Jumat Menurut Kitab Bidayatul Hidayah

4 hours ago 3

harapanrakyat.com,- Menjaga adab yang baik di hari Jumat adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Kitab Bidayatul Hidayah menjelaskan panduan mengenai adab ini secara sangat rinci dan jelas.

Pada dasarnya, hari raya mingguan ini menyimpan sebuah waktu rahasia yang sangat mustajab. Setiap hamba yang memanjatkan permohonan pada waktu tersebut pasti akan segera dikabulkan Tuhan.

Baca juga: Hukum Bepergian di Hari Jumat Menurut Hadits dan Para Ulama

Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri sejak masuknya waktu Kamis pada petang. Persiapan ini meliputi kegiatan membersihkan pakaian serta memperbanyak bacaan tasbih kepada sang pencipta.

Selain itu, penganut agama ini sangat dianjurkan untuk rutin melaksanakan ibadah puasa sunnah. Namun, amalan puasa tersebut wajib digandengkan dengan ibadah pada hari Kamis atau Sabtu.

Adab di Pagi Hari Jumat bagi Muslim

Ketika pagi tiba, setiap laki-laki baligh sangat ditekankan untuk mandi secara bersih sempurna. Mandi sunnah muakkad ini merupakan sebuah bentuk ibadah yang sangat dianjurkan oleh agama.

Selanjutnya, proses menyucikan diri harus mencakup kegiatan mencukur bulu serta rutin memotong kuku. Seorang muslim juga disunahkan merapikan kumis dan bersiwak demi menjaga kebersihan rongga mulut.

Kemudian, pakailah pakaian berwarna putih bersih sebelum melangkah pergi menuju area bangunan masjid. Warna suci ini merupakan wujud warna pakaian yang paling disukai oleh Allah SWT.

Begitu pula, usapkan wewangian terbaik pada tubuh agar aroma badan menjadi sangat harum. Berjalanlah menuju tempat shalat secara tenang dan tidak perlu melangkah dengan gaya terburu-buru.

Baca juga: Hukum Qadha Puasa di Hari Jumat dan Hikmahnya

Sebagai hasilnya, orang yang datang lebih awal akan mendapatkan nilai pahala sangat besar. Pahala tersebut diibaratkan seperti orang yang berkurban seekor unta gemuk berharga sangat mahal.

Bahkan, kedatangan pada jam selanjutnya memiliki nilai pahala besar seperti berkurban seekor sapi. Peringkat paling bawah dari nilai ibadah kedatangan ini adalah pahala setara sebutir telur.

Aturan Berada di Masjid saat Hari Jumat

Sesampainya di sana, segera isilah shaf terdepan tanpa melangkahi bahu tubuh orang lain. Jangan lupa melaksanakan shalat sunnah meskipun khatib sedang menyampaikan khutbah ajaran Islam setempat.

Sementara itu, para malaikat pencatat akan menutup buku amalan kehadiran para jamaah masjid. Mereka akan ikut duduk tenang mendengarkan khutbah dengan penuh perhatian bersama umat manusia.

Lebih lanjut, jamaah dilarang keras berbicara saat khatib sedang menyampaikan pesan agamanya tersebut. Menegur orang lain dengan ucapan lisan pun dapat menghanguskan seluruh pahala shalat tersebut.

Jika keadaan memaksa, cukup gunakan isyarat tangan tanpa harus mengeluarkan suara bising sedikitpun. Fokus penuh secara mental wajib diberikan kepada isi khutbah demi menyerap ilmu agama.

Baca juga: Keutamaan Membaca Surat Al Kahfi di Hari Jumat dan Caranya

Sesudah salam selesai, bacalah empat surah pendek secara masing-masing sebanyak tujuh kali berurutan. Amalan ringan ini kelak menjadi benteng kuat dari berbagai macam bentuk gangguan setan.

Sebaliknya, buru-buru beranjak keluar dari tempat ibadah sangat tidak disarankan oleh sang ulama. Beliau menyarankan umat untuk melakukan amalan i’tikaf hingga waktu Ashar tiba di sore.

Bersamaan dengan hal itu, menetap di masjid membantu menemukan waktu berharga penuh berkah. Praktik adab di hari Jumat ini dapat diakhiri dengan lantunan doa secara tulus. (Muhafid/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |