Kurban Tak Sekadar Ibadah, DKM Al Furqon Tasikmalaya Bangun Gerakan Sosial untuk 680 Warga

5 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Furqon untuk memperkuat kepedulian sosial di lingkungan masyarakat. Melalui penyembelihan hewan kurban yang digelar di Kampung Negla, Desa Tenjonagara, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat Rabu (27/5/2026), ratusan warga turut merasakan manfaatnya.

Ketua panitia kurban, H Suherman (61), mengatakan kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun. Bahkan jumlah hewan kurban yang disembelih terus mengalami peningkatan.

“Pada hari ini DKM Al Furqon melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dan hewan yang disembelih pun selalu meningkat setiap tahunnya. Kebetulan di tahun ini terdapat 4 ekor sapi dari 28 orang yang kurban,” ujar Suherman kepada harapanrakyat.com.

Baca Juga: Respons Lonjakan Kasus Kekerasan Anak, Tunas Taman Jingga Datangi Sekolah di Tasikmalaya

Penerima Daging Kurban dari DKM Al Furqon Tasikmalaya

Ia menjelaskan, penerima manfaat kurban tidak hanya berasal dari internal DKM saja, tetapi dibagikan juga kepada seluruh warga Kampung Negla. Tahun ini, sebanyak 680 warga menerima pembagian daging kurban.

“Ini bukan hanya tentang ibadah, tapi juga merupakan gerakan sosial agar masyarakat bisa merasakan kebersamaan dan kepedulian di momentum Idul Adha,” katanya.

Baca Juga: Sapi Kurban Lepas dan Mengamuk di Tasikmalaya, Dikejar Hingga 4 Kilometer dan Sempat Seruduk Warga

Sementara itu, salah seorang jagal atau penyembelih hewan kurban, Daud Darsono (53), menilai ibadah kurban bukan sekadar proses memotong hewan, tetapi juga menjadi pembelajaran tentang keikhlasan.

“Bagi saya ini bukan hanya tentang memotong hewan kurban, namun ini tentang ibadah dan belajar tentang keikhlasan,” ucap Daud.

Menurutnya, makna kurban dapat direfleksikan dari kisah Qabil dan Habil dalam QS Al Maidah ayat 27, serta kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam QS As-Saffat ayat 100-109.

“Dari kedua kisah tersebut, poin penting dari ibadah kurban ialah soal keikhlasan dan itu tentu tidak mudah,” tambahnya.

Daud juga menegaskan bahwa proses penyembelihan hewan kurban harus dilakukan sesuai syariat Islam dan memperhatikan kondisi hewan agar tidak tersiksa.

Baca Juga: SOP Pengelolaan Limbah Medis RSUD KHZ Zainal Mustafa Tasikmalaya Dipertanyakan, Ada Apa?

“Dalam proses penyembelihan pun tidak sembarangan. Hewan harus menghadap kiblat kemudian alat pemotong harus benar-benar sangat tajam agar hewan tidak merasakan sakit terlalu lama,” tutupnya. (Rafi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |