harapanrakyat.com,- Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Putri (KOPRI) Kota Tasikmalaya, meluncurkan kanal pengaduan digital bernama ‘KOPRI Care’ pada Minggu (24/5/2026). Inovasi ini hadir sebagai respons nyata dalam menekan angka kekerasan domestik maupun publik yang menimpa perempuan dan anak di wilayah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Peluncuran platform digital ini dikemas bersamaan dengan diskusi interaktif bertajuk “Membangun Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Program KOPRI Care”. Melalui kanal ini, korban maupun saksi kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan rahasia untuk melaporkan segala bentuk kekerasan atau pelecehan seksual.
Baca Juga: Rayakan Persib Juara, Ratusan Warga Gotong Royong Bersihkan Stadion Terbengkalai di Tasikmalaya
Ketua Pelaksana Kegiatan, Laura Natalia Tatiratu, menegaskan bahwa kehadiran KOPRI Care menjadi bukti bahwa kader perempuan tidak hanya bergerak di ranah wacana. Sebaliknya KOPRI Care mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
“Perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kota Tasikmalaya memerlukan kerja kolektif. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Hari ini, melalui program KOPRI Care, kami membangun jembatan sinergi yang kuat antara masyarakat, aktivis, serta institusi berwenang. Seperti UPTD PPA dan KPAD Kota Tasikmalaya. Kami ingin memastikan tidak ada lagi korban di Kota Tasikmalaya yang merasa takut atau bingung harus mengadu ke mana,” tegasnya.
Baca Juga: Pesta Juara di Tasikmalaya, Ribuan Bobotoh Padati Nobar Persib di Universitas Cipasung
Peresmian KOPRI Care Tasikmalaya Bedah Kerawanan Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak
Agenda ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Epi Mulyana, dari UPTD PPA Kota Tasikmalaya dan Rina Marlina, selaku Ketua KPAD Kota Tasikmalaya. Diskusi tersebut membedah pemetaan kerawanan kasus di daerah, kendala psikologis korban untuk melapor, serta peran strategis KOPRI Care sebagai penolong pertama (first responder).
Kanal digital ini dirancang ramah korban dengan mengutamakan asas kerahasiaan. Sistem di dalamnya menjamin keamanan identitas pelapor dari stigma sosial melalui enkripsi data. Selain itu, setiap laporan yang masuk akan langsung diverifikasi dan dikoordinasikan secara cepat dengan UPTD PPA Kota Tasikmalaya. Warga pun dapat mengakses tautan pengaduan ini dengan mudah kapan saja melalui ponsel pintar mereka.
Baca Juga: Persib Juara, Puluhan Ribu Bobotoh di Tasikmalaya Konvoi Keliling Kota
Melalui peluncuran KOPRI Care, PMII Kota Tasikmalaya mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, hingga pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi. Langkah kolektif ini diharapkan mampu mewujudkan Kota Tasikmalaya sebagai daerah yang ramah, aman, dan nyaman bagi perempuan dan anak. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

5 hours ago
7

















































