harapanrakyat.com,- Ratusan domba dari berbagai wilayah di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, unjuk gigi dalam lomba ketangkasan domba yang digelar pada Sabtu (27/06/2026). Ajang ini menjadi momentum penting bagi para peternak untuk saling bertukar pengalaman dan informasi demi pengelolaan peternakan yang lebih cerah di masa depan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembuka dari rangkaian acara memperingati Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-334 serta HUT Bhayangkara ke-80.
Bupati Tasikmalaya Apresiasi Lomba Ketangkasan Domba
Baca Juga: Ratusan Domba dan Kambing ‘Ganteng’ Unjuk Gigi di Pesta Patok Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara yang diinisiasi oleh Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI). Menurutnya, potensi sektor peternakan di Kabupaten Tasikmalaya sangat luar biasa.
“Saya mengapresiasi populasi kambing dan domba di Kabupaten Tasikmalaya yang saat ini mencapai 164.000 ekor. Tentu ini menjadi modal kuat untuk menggerakkan roda ekonomi di daerah kita,” kata Cecep Nurul Yakin kepada Harapan Rakyat, Sabtu (27/06/2026).
Lanjutnya mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung penuh hobi positif yang mampu mendatangkan nilai ekonomi. Ia berharap agar kontes serupa tidak hanya didominasi oleh komoditas tertentu, melainkan harus merambah ke potensi lokal Tasikmalaya lainnya.
“Kalau hobi domba dan kambing ada wadahnya di HPDKI. Nanti harusnya ada juga wadah untuk penghobi gurame Singaparna atau soang (angsa). Lalu dibuatkan kontesnya. Jadi kontes itu jangan cuma ikan koi saja. Untuk Tasikmalaya, khususnya Singaparna, harus ada kontes gurame. Siapa tahu nanti ada gurame yang kepalanya unik atau bagaimana, kita lihat mana yang juara,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Tasikmalaya ini menegaskan bahwa, esensi utama dari banyaknya event atau festival di daerah adalah untuk menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Makin banyak event di Kabupaten Tasikmalaya, maka makin bergerak ekonomi kita. Itu salah satu poin yang tadi saya apresiasi,” tegas Cecep Nurul Yakin.
Baca Juga: Tak Sekadar Kontes, Milangkala HPDKI Sumedang Dorong Ekonomi dan Budaya Peternakan Sunda
Ajang Edukasi dari Hulu ke Hilir
Sinergi terhadap pengembangan potensi peternakan ini juga ditegaskan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Tatang Wahyudin.
Ia menyebut kontes atau lomba ketangkasan domba tahunan yang kerap disebut “Pesta Patok” ini bukan sekadar mengejar juara. Melainkan wadah edukasi dan motivasi bagi para peternak.
“Dengan datang ke sini, para peternak mendapatkan edukasi. Mereka bisa melihat domba yang juara, lalu mengikuti standar operasional prosedur (SOP) budidayanya. Di sinilah ajang silaturahmi sekaligus belajar. Bagaimana pemasarannya, pengelolaan dari hulu ke hilir, mulai dari pembuatan bank pakan hingga cara budidaya yang baik,” katanya.
Tatang berharap, ilmu yang didapat dari para juara kontes ini mampu memberikan daya ungkit ekonomi. Sehingga nilai jual ternak milik masyarakat umum ikut terkerek naik.
Baca Juga: Wabup Sumedang Buka Liga Seni Ketangkasan Domba Garut, Kolaborasi Budaya dan Ekonomi Peternak Lokal
Kedepan, pihaknya mendorong agar kontes atau lomba ketangkasan domba ini bisa digelar secara estafet dan berjenjang demi menjaga konsistensi motivasi para peternak di lapangan.
“Ini harus estafet, jadi tidak stagnan. Kami mendorong Ketua DPK HPDKI agar kejuaraan ini dibuat berjenjang. Mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional. Dengan adanya kalender acara yang rutin, motivasi para peternak kita akan terus terjaga,” pungkas Tatang Wahyudin. (Rafi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

3 hours ago
2

















































