Mengenal S301, Bintang Tercepat di Bima Sakti

5 hours ago 10

Tim astronom mendeteksi bintang tercepat di Bima Sakti. Adapun bintang yang dimaksud tersebut ternyata bernama S301. Bintang S301 tersebut tampak mengelilingi lubang hitam supermasif tepat di pusat galaksi Bima Sakti.

Baca Juga: Fosil Fragmen Tonjolan Galaksi Purba Terzan 5 Jadi Bukti Evolusi Bima Sakti

Bintang tersebut berbeda dengan bintang pada umumnya jika meninjau kecepatannya. Tak heran sebab kecepatannya mencapai 25.000 km per detik. Berikut penjelasan selengkapnya.

Bintang Tercepat di Bima Sakti Terdeteksi

Sudah bukan rahasia lagi jika tiap bintang yang ada di luar angkasa memiliki kecepatan pergerakan berbeda-beda. Ada yang gerakannya lambat dan ada pula yang cepat larinya. Hal ini seperti yang melekat pada S301. Bahkan bisa kita bilang bahwa S301 adalah juaranya lari di jantung Bima Sakti.

Menurut penjelasan Stefan Gillessen selaku peneliti yang ada di Institut Max Planck, S301 bergerak dengan kecepatan 25.000 km per detik. Hal ini berarti kecepatan gerakannya mencapai 8% kecepatan cahaya. Karena kecepatan pergerakan tersebut, setidaknya setara 100.000 kali lipat lebih cepat dari pesawat komersial.

Alasan S301 Bisa Bergerak Cepat

Tak sedikit kalangan astronom yang tersita perhatiannya pada S301. Hal ini karena kecepatan pergerakannya yang tak biasa. Tentunya fenomena tersebut memiliki alasan tersendiri yang melandasinya.

Menurut kalangan ilmuwan, alasan S301 jadi bintang tercepat di Bima Sakti ada kaitannya dengan jarak yang dekat dengan lubang hitam. S301 memang termasuk bintang yang berjarak sangat dekat dengan lubang hitam supermasif di pusat Bima Sakti. Bahkan jaraknya sebanding 10 kali lipat lebih dekat daripada bintang terdekat yang pernah diamati kalangan astronom.

Lalu bintang ini juga memiliki periode orbit sendiri. Adapun periode orbitnya ialah 8,7 tahun. Sesuai penegasan Stefan Gillessen, periode orbit tersebut adalah periode orbit terpendek.

Dikaitkan dengan Teori Relativitas Umum Einstein

Perlu untuk diketahui bahwa lubang hitam kemungkinan besar berputar di porosnya. Hal ini seperti halnya sebagian besar objek yang ada di luar angkasa. Karena fenomena tersebut, kalangan astronom mengaitkannya dengan teori relativitas umum Einstein.

Baca Juga: Fenomena Menarik Bintang di Galaksi Andromeda

Menurut teori tersebut, lubang hitam yang tengah berputar bisa menyeret ruang-waktu di sekelilingnya. Karena hal itu, fenomena tersebut bisa membuat jalur orbit bintang-bintang terdekatnya jadi melengkung. Kendati demikian, perlu disadari bahwa efek tersebut hanya dapat teramati secara jelas di objek yang orbit dekat dengan lubang hitam dalam perputaran kilat.

Akibatnya, bintang tercepat di Bima Sakti ini jadi memiliki kombinasi orbit unik. Bintang ini memiliki orbit yang sangat sempit. Selain itu, bintang tersebut juga mempunyai orbit sangat lonjong.

Metode Pengamatan

Keberhasilan kalangan astronom dalam mengamati S301 tentu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Adapun salah satunya ialah dari metode pengamatannya. Dalam hal ini, kalangan astronom memanfaatkan VLTI (Very Large Telescope Interferometer) milik ESO (European Southern Observatory) yang ada di Paranal, Cili.

Saat menggunakan teknologi tersebut, kalangan astronom menyatukan cahaya yang berasal dari 4 teleskop berukuran raksasa berdiameter 8 m. Karena penggunaan metode tersebut, tim astronom juga bisa memperkirakan S301 tak akan masuk ke event horizon dari lubang hitamnya walau melintas sangat dekat.

Berkat teknologi ini pula, tim ilmuwan sudah bisa deteksi orbit bintang tercepat di Bima Sakti sejak tahun 2017. Hal ini di luar dugaan. Awalnya, kalangan astronom menyebut butuh waktu sampai berpuluh-puluh tahun lamanya.

Tim peneliti juga berharap bisa mengumpulkan lebih banyak data menarik lainnya tentang bintang tersebut di titik terdekat berikutnya nanti. Dalam pengamatan yang ada, titik terdekat bintang ini akan berlangsung tahun 2031 mendatang. Saat tiba waktunya nanti, kalangan peneliti ingin mengambil kesempatan untuk ukur putaran lubang hitamnya.

Penemuan bintang tercepat di Bima Sakti ini menyedot perhatian banyak pihak. Salah satunya ialah Ziri Younsi yang tak lain adalah astrofisikawan di University College London. Ziri turut memberikan komentar meskipun tak terlibat secara langsung dalam penelitian ini.

Menurutnya, penemuan S301 termasuk terobosan besar. Hal ini lantaran penemuan bintang tersebut bisa membantu kalangan astronom untuk memahami sejarah sekaligus evolusi Bima Sakti. Bahkan ia turut menambahkan bahwa S301 adalah penemuan penting sekaligus luar biasa.

Baca Juga: Fakta Menarik Seputar Temuan Gas Nikel dalam Komet 31/Atlas

S301 memang termasuk bintang tercepat di Bima Sakti yang berhasil sita atensi. Sebagai bintang tercepat, S301 jadi jawara lari di galaksi Bima Sakti. Untuk mengungkap informasi menarik lainnya, tentu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |