Mengulas Tentang Museum Hall of Fame Panggung Inohong di Bandung

1 hour ago 5

Museum Hall of Fame Panggung Inohong bukan sekadar deretan lemari kaca yang berisi benda mati saja. Tempat ini merupakan panggung penghormatan bagi mereka yang mendapat sebutan “Inohong”. Ini adalah istilah dalam bahasa Sunda yang memiliki arti tokoh terkemuka atau sosok yang dihormati masyarakat. Untuk mengenal lebih dalam seputar museum di Bandung tersebut, berikut penjelasan selengkapnya!

Baca Juga: Sejarah Museum Mandala Wangsit Siliwangi Bandung

Museum Hall of Fame Panggung Inohong, Sejarah dan Filosofi Pendiriannya

Museum ini resmi pertama kali pada 27 Desember 2016 oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Lokasi museum berada di dalam kompleks Dinas Perpustakaan dan juga Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat. Ide pendiriannya sendiri bertujuan untuk edukasi bagi masyarakat Jawa Barat. Terutama tentang siapa saja sosok yang sukses membentuk kemajuan provinsi tersebut, bahkan di Indonesia.

Kurator museum bernama Aat Suratin, memilih nama “Panggung Inohong” guna mendampingi istilah global Hall of Fame. Penggunaan kata “panggung” sendiri menggambarkan bahwa sejarah merupakan pertunjukan besar. Sementaara itu, para tokoh ini adalah aktor utama yang berperan penting dalam berbagai lini kehidupan. Misalnya mulai dari bidang politik, seni, dan ilmu pengetahuan.

Memasuki Museum

Dengan luas yang sekitar 600 meter persegi, Museum Hall of Fame Panggung Inohong ini dirancang tematis untuk proses memudahkan pengunjung dalam menyerap informasi. Saat kita melangkah masuk, maka pengunjung akan disambut narasi visual soal kerajaan-kerajaan besar yang berdiri di tanah Sunda seperti Pajajaran.

Perjalanan berlanjut ke sekitar Pahlawan Nasional. Pengunjung akan menemukan profil tokoh-tokoh besar seperti Raden Dewi Sartika yakni tokoh pendidikan perempuan dan Otto Iskandar Dinata dengan julukan Si Jalak Harupat. Selain itu, ada juga Mohamad Toha yang semuanya tersaji dengan apik. Tak hanya foto, tokoh juga tampil dalam bentuk patung detail sehingga memberikan kesan fisik yang begitu kuat.

Hal Unik dari Museum

Museum Hall of Fame Panggung Inohong sangat unik karena keberaniannya menyandingkan tokoh sejarah klasik dan modern. Pengunjung bisa menemukan profil ulama dan tokoh agama seperti KH Noer Ali dan juga Aa Gym. Selain itu, ada juga seniman dan budayawan tari Gugum Gumbira, komedian Kang Ibing, serta grup musik Bimbo. Bahkan, mendiang penyanyi Nike Ardilla juga ada.

Baca Juga: Museum Pos Indonesia, Wisata Sejarah dan Edukasi di Bandung

Selain itu. tokoh inovator dan pengusaha seperti Arifin Panigoro dan pakar teknologi informasi bernama Ono W. Purbo pun tersedia informasinya. Termasuk Ridwan Kamil dan atlet berprestasi yang membawa harum nama Jawa Barat ke kancah internasional pun tersaji dengan apik. Hingga kini, tercatat lebih dari 350 tokoh berada di dalam museum ini. Jumlah ini masih bisa terus bertambah seiring munculnya sosok inspiratif baru nantinya.

Sentuhan Teknologi Modern

Salah satu sorotan umum pada museum biasanya terkesan tua dan berdebu. Namun, hal ini tidak berlaku untuk Panggung Inohong karena sukses mematahkan stigma tersebut. Museum ini mengadopsi konsep Digital Museum dan juga Interaktif. Pengunjung pun dapat berinteraksi menggunakan layar sentuh atau touchscreen yang menyediakan e-book serta informasi mendalam terkait setiap tokoh.

Pencahayaan di museum ini juga menciptakan suasana dramatis layaknya panggung teater. Penggunaan multimedia sepertiaudio-visual akan membuat kisah perjuangan para inohong ini terasa “hidup”. Bahkan relevan untuk generasi muda di masa modern. 

Informasi Kunjungan

Bagi yang tertarik ingin berkunjung, Hall of Fame Panggung Inohong ini merupakan destinasi wisata pendidikan yang terjangkau. Bahkan untuk masuk ke dalam seringkali tidak dipungut biaya karena sebagai bagian layanan publik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Bandung.

Lokasi tepatnya berada di Lantai 1 Gedung Dispusipda Jawa Barat, Jalan Kawaluyaan Indah II No. 4, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Untuk jam operasional setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Khusus hari Sabtu buka pukul 08.00 – 17.00 WIB dan tutup pada Minggu serta Hari Libur Nasional. 

Baca Juga: Amazing Art World Bandung, Museum Seni 3D Terbesar di Dunia

Museum Hall of Fame Panggung Inohong sukses menjadi pusat literasi sejarah di Bandung Jawa Barat. Di tengah arus informasi begitu cepat, kerap kali kita lupa pada akar identitas. Museum ini hadir untuk mengingatkan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan lumbung para intelektual, pejuang, hingga seniman hebat. Museum Hall of Fame Panggung Inohong berhasil menjadi bukti bahwa sejarah tidak harus terkesan membosankan. Melainkan bisa tampil lebih elegan, modern, dan juga sangat inspiratif. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |