harapanrakyat.com,- Upaya seorang pengedar narkotika di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk menyamarkan aktivitas ilegalnya dengan berjualan menggunakan gerobak tahu bulat akhirnya berujung di tangan aparat kepolisian. Modus yang terbilang unik dan jarang ditemukan tersebut, berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Garut.
Baca Juga: Gerebek Pengedar, Polisi Temukan 767 Butir Obat Haram di Garut
Dalam operasi yang dilakukan di Jalan Subyadinata, tepatnya di Kampung Sukmajaya, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, petugas berhasil mengamankan pelaku berinisial RMA (25). Selain itu juga, menyita puluhan paket narkotika jenis tembakau sintetis yang telah siap diedarkan kepada pelanggan.
Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Usep Sudirman menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi dan penyelidikan yang dilakukan anggotanya terkait aktivitas peredaran gelap narkotika di wilayah Garut.
Menurutnya, pelaku sengaja menggunakan gerobak tahu bulat sebagai kedok untuk menyamarkan aktivitas peredaran narkotika. Hal itu agar tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat maupun aparat penegak hukum.
“Satuan Reserse Narkoba mengungkap peredaran gelap narkotika. Untuk menyamarkan aksinya, pelaku memakai gerobak tahu bulat, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan masyarakat,” ungkapnya, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga: Laboratorium Rumahan Tembakau Sintetis di Garut Digerebek, Racik Bahan dari Instagram
Polisi Sita 23 Paket dan Gerobak Tahu Bulat
Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebanyak 23 paket tembakau sintetis yang diduga siap diedarkan kepada para konsumennya.
Tidak hanya menemukan barang bukti narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran tersebut. Di antaranya satu unit telepon genggam milik pelaku, serta sebuah gerobak tahu bulat yang digunakan sebagai sarana penyamaran.
“Kami juga mengendus transaksi lewat percakapan aplikasi Whatsapp milik ponsel RMA. Percakapan itu diduga ada kaitannya dengan pesanan pelanggan atau konsumen tetap pelaku,” ucapnya.
Berdasarkan pengakuan sementara, pelaku sengaja memilih berjualan menggunakan gerobak tahu bulat karena dinilai efektif untuk berbaur dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. Dengan cara tersebut, pelaku dapat bergerak lebih leluasa dari satu lokasi ke lokasi lain sambil menghindari kecurigaan warga maupun aparat.
Baca Juga: Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Garut, Puluhan Paket Haram Disembunyikan di Dalam Tisu
Sedangkan hasil dari pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa tembakau sintetis yang diedarkan RMA diduga diperoleh dari seorang pemasok berinisial RL. “Saat ini RL masih dalam pengejaran petugas,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

3 hours ago
1

















































