harapanrakyat.com,- Sebuah musibah kebakaran hebat melanda kediaman seorang guru di Kampung Nagrak, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peristiwa yang terjadi pada Jumat dini hari (29/5/2026), sekitar pukul 04.30 WIB tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya.
Pemilik rumah, Aris Kurnia (40), nyaris kehilangan nyawa bersama anak dan istrinya saat si jago merah mulai melalap tempat tinggal mereka. Beruntung, meski seluruh harta benda ludes, tidak ada korban jiwa dalam insiden memilukan ini.
Baca Juga: Si Jago Merah Mengamuk di Pelosok Garut, Rumah 2 Lantai Milik Syarif Rata dengan Tanah
Kronologi Rumah Seorang Guru di Garut Kebakaran
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, api pertama kali muncul saat Aris dan keluarganya sedang tertidur lelap. Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo menjelaskan, korban baru tersadar setelah kondisi rumah sudah dipenuhi asap tebal.
“Korban terselamatkan setelah terbangun. Tidak lama kemudian pemilik rumah mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran. Saat keluar dari kamar, asap tebal sudah memenuhi rumahnya,” ungkap Ipda Adi Susilo, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran di Kampung Turis Pangandaran
Warga sekitar yang melihat api berkobar sempat berupaya memadamkan dengan peralatan manual. Namun, besarnya api membuat rumah beserta isinya milik seorang guru di Garut tersebut tak dapat terselamatkan.
Penyebab Kebakaran
Pihak kepolisian telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa api bersumber dari bagian atas plafon dapur.
Baca Juga: Meledak! 2 Bangunan Pertokoan di Garut Roboh Setelah Terbakar Hebat
Penyebab kebakaran rumah ini diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Percikan api dari plafon dengan cepat merambat ke material bangunan yang mudah terbakar, sehingga api sulit dikendalikan.
Akibat kejadian ini, rumah Aris Kurnia beserta seluruh perabotan di dalamnya tidak dapat diselamatkan. Kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Saat ini, Aris bersama istri dan anaknya harus mengungsi ke rumah sanak saudara terdekat karena kehilangan tempat tinggal. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

2 hours ago
3

















































