Petani Jagung di Kota Banjar Curhat ke Kapolres; Susah Dapat Pupuk Subsidi Saat Panen Raya

13 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Polres Kota Banjar, Polda Jawa Barat, melakukan panen raya jagung serentak kuartal 2 tahun 2026 bersama Kelompok Tani di Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Sabtu (16/5/2026). Di sela panen jagung tersebut, seorang perempuan menyampaikan keluhannya kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi untuk petani jagung.

Baca Juga: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani di Kota Banjar Gembira, Bisa Hemat Rp200 Ribu

“Tapi ini pupuknya rada susah Pak, buat jagung. Itu suplai pupuknya sudah rada rewel. Buat jagung mah nggak dikasih,” curhat seorang petani jagung kepada Kapolres Banjar dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Banjar.

Meski mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, namun petani perempuan tersebut mengaku bersyukur, karena hasil panen jagung miliknya cukup bagus. Ia mengaku hasil panen jagung dengan luas lahan garapan 90 bata mencapai 8,5 ton. Harga pembelian jagung dari petani juga cukup tinggi di kisaran Rp 5.800 per kilogram.

“Saya kan sudah panen kemarin yang di sana 90 bata dapat 8,5 kuintal tapi 30 persen bibitnya ada yang nggak jadi. Harganya dari petani dari saya Rp 5.800 per kilogram,” ujarnya.

Baca Juga: Petani Cabai di Kota Banjar Sumringah, Harga Tinggi Saat Panen

Kata Kapolres Kota Banjar Soal Curhatan Petani Jagung

Mendengar keluhan langsung dari petani jagung tersebut, Kapolres Kota Banjar, AKBP Didi Dewantoro, langsung memberikan respons menenangkan. Ia memastikan, bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam dan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Nanti kita koordinasikan. Ibu dari Langensari ya, semangat Ibu. Nanti kita tindaklanjuti,” kata AKBP Didi Dewantoro.

Lanjutnya mengatakan, bahwa panen raya jagung kuartal 2 bersama kelompok tani kerja sama dan Dinas Pertanian Kota Banjar tersebut, memiliki luas lahan garapan 5 hektar dan hasil panen sekitar 15 ton.

Adapun total estimasi serapan panen jagung petani binaan Polres kolaborasi dengan Dinas Pertanian dari Januari sampai dengan Mei 2026 mencapai 77,423 ton yang telah diserap oleh Perum Bulog.

Pihaknya berkomitmen akan menginventarisir apa yang menjadi permasalahan bagi petani, untuk mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo. Kemudian pendampingan sebelum pelaksanaan masa tanam sampai dengan pasca panen. Termasuk monitoring distribusi pupuk subsidi agar tepat sasaran.

Baca Juga: Rotasi Jabatan, Kapolres Banjar Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Lantas

“Harapan kami ke depan kegiatan swasembada pangan khususnya jagung ini terus berlanjut. Sehingga, kesejahteraan petani jagung di Kota Banjar tentunya terus meningkat,” harapnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |