Sungai di Ciwidey Tercemar Hitam, Dedi Mulyadi Buru Pembuang Limbah di Leuwikuray

2 weeks ago 64

harapanrakyat.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini sedang berupaya mengusut kasus dugaan pembuangan limbah industri yang mengakibatkan aliran sungai di kawasan Leuwikuray, Ciwidey, Kabupaten Bandung berwarna hitam pekat. Hal ini menyusul adanya laporan warga terkait kejadian itu.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat telah meluncur ke lokasi kejadian.

Petugas di lapangan kini tengah mengumpulkan sampel air sungai yang terkontaminasi limbah hingga berwarna hitam pekat.

Petugas nantinya akan melakukan uji laboratorium guna mengidentifikasi jenis limbah serta melacak korporasi atau oknum yang bertanggung jawab atas pencemaran tersebut.

“Mau mengaku atau tidak mengaku, pasti kami proses. Tim kami sudah berada di lokasi sekarang, sudah mengambil sampelnya. Nanti juga teridentifikasi siapa yang buang limbahnya,” kata Dedi, Jumat (17/07/2026).

Baca Juga: Sedimentasi Parah, Tokoh Masyarakat Desak Pemprov Jabar Normalisasi Sungai Cijulang Pangandaran

Cegah Sungai di Ciwidey Hitam, Dedi Mulyadi Desak Industri Gunakan IPAL Secara Disiplin

Dedi menyayangkan sikap tidak bertanggung jawab dari oknum pelaku usaha yang hanya memikirkan keuntungan pribadi tanpa memedulikan kelestarian ekosistem sungai.

Ia mengingatkan, keberadaan aliran sungai merupakan urat nadi kehidupan bagi masyarakat, sehingga kelestariannya harus dijaga secara kolektif oleh warga maupun sektor industri.

Dedi mengimbau seluruh pelaku industri di Jawa Barat untuk mengelola limbah operasional mereka menggunakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang standar dan layak sebelum dibuang.

Pemprov Jabar tidak akan segan mengambil tindakan penutupan sementara hingga sanksi pidana jika masih menemukan adanya pabrik yang membandel.

“Jangan rusak sungai, jangan rusak ekosistem, jangan mau untungnya sendiri. Limbah kelola dengan IPAL yang baik, jangan main buang-buang saja. Kamu minum limbahnya, mau tidak?,” tuturnya.

Pemprov Jawa Barat berharap melalui penegakan aturan yang ketat ini kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian alam di Jawa Barat terus meningkat.

Dedi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak dan mencemari lingkungan sekitar.

Baca Juga: Tindak Lanjuti Sidak Dedi Mulyadi, Disnakertrans Jawa Barat Periksa 11 Pabrik Kapur di Citatah

“Semoga semua warga dan industri di Jawa Barat punya kesadaran untuk menjaga lingkungan, tidak merusak,” ucapnya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |