Titi DJ Panen Kritikan Pedas Usai Bandingkan Sang Dewi Versi Vedra dan Lyodra, Citra Scholastika Ikut Berkomentar

8 hours ago 10

Titi DJ panen kritikan pedas dari kalangan warganet usai memberikan pernyataan kontroversial dalam ajang pencarian bakat The ICON Indonesia. Penyanyi yang akrab dengan sapaan Mama Titi ini mendadak menjadi pusat perhatian. Hal ini tak lain karena pendapatnya dinilai terlalu menyudutkan penyanyi muda berbakat, Lyodra Ginting, saat mengomentari penampilan salah satu kontestan.

Baca Juga: Sheila On 7 Rilis Single Baru Sebagai Kado Anniversary ke-30

Kejadian bermula saat seorang peserta bernama Vedra asal Batam tampil memukau membawakan lagu legendaris “Sang Dewi”. Penampilan tersebut sukses menyihir seluruh juri, mulai dari Ahmad Dhani, Andien, hingga Isyana Sarasvati, yang kompak memberikan standing ovation. Namun, situasi memanas ketika sesi komentar juri dimulai.

Titi DJ Panen Kritikan Pedas, Begini Pernyataan Kontroversialnya

Akar masalah yang membuat Dwi Jayati atau yang populer dengan nama Titi DJ tersebut adalah ketika ia secara blak-blakan menyebut kualitas vokal Vedra melampaui versi Lyodra sebagai penyanyi remake resminya. Pernyataan ini semakin diperkeruh oleh celotehan Ahmad Dhani yang membandingkan kualitas program mereka dengan ajang kompetisi lain. Publik pun banyak yang kecewa dan menyayangkan pernyataan kedua juri tersebut.

“Jujur, selama ini saya merasakan bahwa Lyodra udah bawain ‘Sang Dewi’ dengan sempurna hingga saya sulit bagi siapa saja untuk bisa menandinginya. Tapi, malam ini asumsi dari saya bisa terpatahkan. Ternyata ada yang benar-benar bisa bernyanyi lebih bagus dari Lyodra,” ungkap Titi DJ pada Senin, 4 Mei 2026 lalu.

“Mama Titi, ingat, acara ini juga lebih bagus lho dari acara sebelah sana (Indonesian Idol)!” timpal Ahmad Dhani. 

Gelombang Respon Netizen di Media Sosial

Sontak saja, kolom komentar akun resmi acara tersebut banjir protes. Terutama dari kalangan fans Lyodra. Banyak juga netizen yang merasa teknik vokal Lyodra tetap tidak tergantikan meski Vedra tampil bagus. Hal itu yang melatarbelakangi Titi DJ panen kritikan pedas.

“Komentarnya sangat berlebihan, harusnya bisa memuji tanpa harus menjatuhkan orang yang telah membawa besar lagu itu. Jujur aku bukan fans dari Lyodra, tapi gak bijak banget aja dengernya,” tulis salah satu warganet.

Baca Juga: Curhat Dewi Perssik Usai Tak Dapat Undangan Pernikahan El Rumi dari Ahmad Dhani

Sebagai informasi, “Sang Dewi” merupakan karya lagu yang pertama populer oleh Titi DJ pada tahun 2001. Lagu pop ballad ciptaan Titi DJ dan juga Andi Rianto ini mengisahkan tentang ketangguhan hati seorang wanita yang menemukan kembali harapan cinta. Pada 2022, lagu ini kembali meledak setelah di-remake oleh Lyodra dengan aransemen lebih megah. Bahkan sukses menjadi karya yang melekat dengan identitas vokal juara Indonesian Idol musim 10 tersebut di mata masyarakat luas.

Respons Bijak Runner Up Idol Musim 6, Citra Scholastika 

Polemik ini ternyata menarik perhatian penyanyi Citra Scholastika. Di tengah kondisi Titi DJ panen kritikan pedas, Citra melalui akun Threads-nya membagikan perspektif mengenai cara juri memberikan penilaian yang sehat. Citra bahkan menekankan pentingnya menjaga perasaan penyanyi asli agar tidak terjadi kecanggungan saat bertemu di satu panggung.

“Sering banget laguku di ajang pencarian bakat banyak yang bawain, lalu juri berkata seolah-olah peserta tersebut lebih baik daripada aku sebagai penyanyi asli. Ga bete sih, cuma saat juri ketemu aku di sebuah acara jadi gimana gitu, hayoloh!” tulis Citra (6/5/2026).

“Alangkah bijaknya jika sang juri cukup bilang, ‘Kamu udah sukses bawain lagu ini lewat versimu sendiri.’ Itu terdengar lebih menghargai tanpa harus menjatuhkan pihak manapun!” tambahnya.

Baca Juga: Kangen Band Siap Debut di Layar Lebar Lewat Film Mencari Yolanda

Fenomena Titi DJ panen kritikan ini menjadi pelajaran penting bahwa dalam memberikan kritik atau pujian. Perlu sekali pemilihan kata yang tepat agar tidak menimbulkan perpecahan antar penggemar. Kualitas seorang penyanyi tentu bersifat subjektif bagi setiap telinga pendengar. Alih-alih membandingkan siapa yang paling unggul, ada baiknya menghargai setiap versi supaya momen seperti Titi Dj panen kritikan ini tidak terjadi lagi kedepannya. Bagaimanapun, baik Titi DJ, Lyodra, maupun Vedra memiliki peran besar dalam menjaga agar karya musik Indonesia tetap hidup dan dinikmati oleh berbagai generasi. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |