harapanrakyat.com,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran kini memperkuat posisinya sebagai pusat rehabilitasi medik unggulan di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Melalui pembaruan teknologi terapi medis terkini, RSUD Pandega berkomitmen mempercepat proses pemulihan pasien, melalui layanan fisioterapi yang lebih presisi, efektif, dan modern.
Baca Juga: Imbauan Penting dari RSUD Pandega Pangandaran di Hari Lupus Sedunia, Jangan Anggap Sepele
Langkah ini sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan rehabilitatif yang komprehensif. Mulai dari penanganan cedera olahraga, gangguan muskuloskeletal, hingga pemulihan pascaoperasi dan kondisi neurologis.
Transformasi Layanan Fisioterapi RSUD Pandega, Teknologi Terdepan dalam Genggaman
Di instalasi fisioterapi RSUD Pandega, pasien kini dapat mengakses deretan teknologi terapi modern. Fasilitas modern ini untuk mengoptimalkan regenerasi jaringan dan mitigasi rasa nyeri. Berbagai peralatan canggih yang kini dioperasikan di antaranya:
- Super Induksi System (SIS) dan Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT) untuk stimulasi regenerasi jaringan dalam.
- Laser Robotik dan Laser Therapy untuk presisi pemulihan tingkat seluler.
- Ultrasound Therapy dan Short Wave Diathermy (SWD) untuk terapi panas mendalam.
- Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) untuk manajemen nyeri saraf yang efektif.
Baca Juga: RSUD Pandega Pangandaran Perkuat Kualitas Layanan Melalui In House Training Komunikasi Efektif
Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah menegaskan, bahwa investasi teknologi pada layanan fisioterapi ini bukan sekadar mengikuti tren. Melainkan juga sebagai bentuk dedikasi rumah sakit dalam meningkatkan standar layanan kesehatan bagi masyarakat Pangandaran.
“Kehadiran teknologi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan rehabilitasi medik yang berkualitas tinggi dan mudah diakses. Kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan hasil terapi yang optimal agar mereka dapat kembali beraktivitas normal dengan kualitas hidup yang lebih baik,” kata Titi saat memberikan keterangan, Kamis (11/6/2026).
Lebih dari sekadar kelengkapan perangkat, RSUD Pandega menekankan pentingnya pendekatan holistik. Setiap modalitas terapi yang tersedia diinstalasi fisioterapi tidak berdiri sendiri. Selain itu juga, teknologi ini dioperasikan oleh tenaga kesehatan profesional yang melakukan asesmen klinis mendalam terhadap kondisi spesifik setiap pasien.
Lebih lanjut Titi menjelaskan, sinergi antara keahlian tenaga medis dan kecanggihan alat menjadi kunci utama efektivitas penyembuhan. “Setiap alat memiliki fungsi spesifik. Dengan asesmen yang tepat, kami dapat menyusun program rehabilitasi yang personal bagi setiap pasien, baik itu untuk gangguan gerak, nyeri otot, maupun pemulihan neurologis,” tambahnya.
Investasi untuk Kesehatan Masyarakat
Melalui pengembangan layanan fisioterapi ini, RSUD Pandega berharap dapat meminimalisir ketergantungan masyarakat pada pengobatan simptomatik (pereda nyeri saja), dan beralih ke rehabilitasi medis yang menyasar akar masalah gangguan fungsi tubuh.
Pihak manajemen RSUD Pandega secara terbuka mengundang masyarakat yang mengalami keluhan fisik, baik yang diakibatkan oleh cedera maupun proses penuaan, untuk tidak ragu melakukan konsultasi di instalasi fisioterapi.
Baca Juga: Memangkas Jarak Demi Detak Jantung, Transformasi Layanan Spesialis di RSUD Pandega Pangandaran
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini. Dengan dukungan teknologi yang memadai dan penanganan oleh tenaga ahli, proses pemulihan dapat berjalan lebih maksimal. Ini adalah langkah nyata kami dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Pangandaran,” pungkas Titi. (Adi/R5/HR-Online)

3 hours ago
5

















































