harapanrakyat.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar, Jawa Barat, memberikan sinyal positif bagi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya. Wali Kota Banjar, Sudarsono menegaskan, bahwa Pemkot Banjar akan mengalokasikan anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk durasi satu tahun penuh pada Tahun Anggaran 2027.
Baca Juga: Pemkot Banjar Usulkan Rp 96 M untuk Kekurangan Belanja Pegawai ke Pemerintah Pusat
Komitmen tersebut Sudarsono sampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Banjar, dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Wali Kota terhadap Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, Selasa (15/7/2026).
“Pada tahun anggaran 2027, Pemerintah Kota Banjar mengalokasikan anggaran untuk TPP selama satu tahun penuh,” tegasnya.
Lebih lanjut Sudarsono menjelaskan, bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memacu profesionalisme aparatur. Menurutnya, TPP bukan sekadar tunjangan. Melainkan, bentuk apresiasi atas kinerja sekaligus instrumen untuk mendongkrak disiplin, integritas, motivasi, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat luas.
Di sisi lain, Pemkot Banjar tidak menampik adanya tantangan terkait proporsi belanja pegawai yang saat ini masih relatif tinggi dibandingkan total APBD. Menanggapi hal tersebut, Sudarsono memastikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan strategi mitigasi.
Pemkot Banjar akan melakukan berbagai langkah pengendalian secara bertahap, melalui penataan kebutuhan aparatur sesuai kemampuan fiskal daerah serta optimalisasi PAD. “Langkah ini agar keseimbangan antara belanja pegawai dan belanja pembangunan dapat terus terjaga, tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga: Heboh Isu TPP ASN Pemkot Banjar Bakal Nol Rupiah, Begini Penjelasan BPKPD
TPP di Kota Banjar Sempat Diisukan Ditiadakan
Sebelumnya, sempat muncul desas-desus mengenai potensi peniadaan TPP untuk beberapa bulan ke depan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Banjar, Ian Rakhnawan menjelaskan, bahwa dalam APBD Murni 2026, Pemkot Banjar sebenarnya telah mengalokasikan anggaran TPP sebesar Rp28 miliar untuk masa pembayaran selama tujuh bulan.
Namun demikian, mengingat kondisi keuangan daerah, anggaran TPP untuk bulan ke-7 atau bulan Juli, kemungkinan akan dipending terlebih dahulu sampai perubahan APBD Kota Banjar Tahun Anggaran 2026.
Baca Juga: Pemkot Banjar Catat SILPA Rp4,1 Miliar pada APBD 2025
“Alokasi anggaran murni untuk TPP tahun 2026 Rp 28 miliar. Sudah enam bulan terealisasi. Selebihnya masih menunggu perubahan anggaran,” jelasnya belum lama ini. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

11 hours ago
14

















































