harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, melakukan pertemuan dengan jajaran Rektorat Universitas Padjajaran (Unpad) pada Rabu (15/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, salah satu yang menjadi pembahasan adalah soal kuota penerimaan mahasiswa asal Kabupaten Pangandaran, yang dianggap mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
Beberapa waktu lalu, soal penerimaan mahasiswa asal Kabupaten Pangandaran di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Unpad, sempat menjadi topik hangat di kalangan masyarakat.
Rektor Universitas Padajajaran Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Di antaranya soal komitmen mereka agar warga Pangandaran bsia bersekolah di Unpad.
Ia menegaskan bahwa ada miskomunikasi soal adanya anggapan bahwa kuota calon mahasiswa asal Pangandaran yang semakin sedikit.
“Sebetulnya untuk kami tidak sulit, cuma yang daftar (dari pangandaran) lebih sedikit. Ternyata banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa kebijakan tidak berubah, sehingga banyak yang daftar ke UGM, ke Unsoed. Kami kekurangan mahasiswa sebenarnya,” jelasnya.
Dalam pertemuan itu, ia sudah meminta kepada pihak sekolah untuk mendorong murid-muridnya mendaftar ke Unpad.
“Sebagai contoh, tahun ini Pangandaran menjadi salah satu yang paling sedikit mendaftar ke Unpad, hanya di atas Kota Banjar,” ujarnya.
Baca Juga: MBG Berjalan Lagi, Harga Kebutuhan Pokok di Pangandaran Merangkak Naik
Ia mengatakan pihaknya sudah berkomitmen dengan Bupati Pangandaran, untuk membantu calon mahasiswa asal Pangandaran, agar bisa masuk ke Unpad dan memiliki kualitas yang baik.
Dia mengatakan, tren penurunan pendaftaran masyarakat Pangandaran ke Unpad terjadi sejak 2019-2020. Ia mengatakan, memang ada stigma di nasyarakat bahwa masuk ke Unpad itu cukup sulit, sehingga terjadilah penurunan.
Komitmen Kuota Penerimaan Mahasiswa Asal Pangandaran di PSDKU Unpad
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, mengatakan pihaknya sudah meminta Unpad agar kuota penerimaan mahasiwa asal Pangadaran berada di angka 50 persen seperti komitmen awal.
“Bagaimana calon mahasiswa kita bisa diterima di angka segitu,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihak sekolah kini juga mulai optimis, dengan adanya peluang yang lebih besar untuk warga Pangandaran, agar bisa kuliah di Unpad.
Baca Juga: Janji Kuota Mahasiswa Pangandaran di PSDKU Unpad Belum Terwujud, DPRD Turun Tangan
“Terutama soal adanya pendampingan di awal, mereka optimis,” ucapnya. (Ala/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

6 hours ago
7

















































