harapanrakyat.com,- Ratusan masyarakat di Kelurahan Linggasari, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat antusias mengikuti kegiatan upacara adat tradisi budaya Ngembang di Situs Hutan Kota Gunung Jaha, Awirarangan, Kelurahan Linggasari, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut rutin diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan atau Mapag Ramadhan setiap tahunnya.
Dalam kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman Triyadi, perwakilan dari Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Ciamis, Pemerintah Kecamatan Ciamis dan Kelurahan Linggasari serta masyarakat.
Baca Juga: Respons Cepat, Bupati Ciamis Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Pamarican dan Cidolog
Ketua Paguyuban Wiraoetama, Idin Jahidin mengatakan, kegiatan ini merupakan acara rutin dalam rangka Mapag Ramadhan yaitu tradisi budaya Ngembang.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pada acara ini. Mudah-mudahan ke depannya bisa memberikan motivasi dan semangat lagi pada kegiatan ini,” katanya.
Idin menjelaskan, rangkaian kegiatan pada acara ini diawali dengan kirab budaya yang menampilkan budayawan Linggasari dan budayawan yang ada di Kabupaten Ciamis. Lalu dilanjutkan dengan tawasulan serta doa bersama di makam Djeng Pati Wiraoetama dan Syekh Nurudin.
Kemudian, lanjut dia, diakhiri dengan ramah tamah di tajuk Wiraoetama dan juga diisi dengan pemaparan sejarah tentang Pemerintah Cibatu Ciamis sejak di pimpin oleh Djeng Pati Wiraoetama.
Baca Juga: Tanggul Sungai Citalahab Jebol, Nenek 90 Tahun di Pamarican Ciamis Terluka Terjebak Banjir
“Ngembang itu artinya tabur bunga, dan bertujuan kedepannya itu untuk mengembangkan kembali tentang budaya, sejarah dan keagamaan didalamya. Supaya bisa maju lagi, pemerintahnya, senimannya dan lain-lain,” jelasnya.
Menurutnya, di situs makam itu sendiri ada makam Djeng Pati Wiraoetama atau Bupati Cibatu 1 Nagari Ciamis, dan Syekh Nurudin utusan dari Cirebon, lalu ada makam Nyimas Naga Kedaton.
“Kemudian ada juga 9 makam prajurit atau penggawa yang setia terhadap Djeng Pati Wiraoetama,” tuturnya.
Sekda Ciamis Sebut Tradisi Ngembang Bagian dari Upaya Melestarikan Budaya
Sementara itu, Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman Triyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah tradisi masyarakat dalam rangka melestarikan budaya.
“Jadi ini untuk membangkitkan kembali semangat berjuang, semangat mengabdi dan melaksanakan ibadah, apalagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan. Jadi kita Nadran ke tokoh yang sudah mendirikan daerah ini,” katanya.
Menurutnya, ini juga merupakan wujud silaturahmi dengan masyarakat serta budayawan. Pasalnya, di Kabupaten Ciamis sendiri ada kurang lebih 1.000 situs.
Baca Juga: KPU Ciamis Angkat Bicara Soal Mekanisme Pengisian Kekosongan Jabatan Wakil Bupati
“Kalau disini itu situs Djeng Pati Wiraoetama. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

16 hours ago
5

















































