harapanrakyat.com,- Malut United FC menyambut perwakilan SL Benfica di Stadion Kie Raha, Ternate, Rabu 13 Mei 2026 untuk menjalin kerjasama di bidang sepak bola. Pertemuan itu menjadi tahap awal sebelum peresmian Akademi Merah Putih yang berlangsung Sabtu, 16 Mei 2026.
Kedatangan Lourenco dos Reis Ferreira dan Davide da Rocha Gomes menegaskan keseriusan Benfica. Mereka hadir langsung untuk memastikan kerjasama berjalan sesuai standar internasional.
CEO Malut United, Willem D. Nanlohy, menaruh rasa hormat pada komitmen Benfica. Ia menekankan akademi ini memprioritaskan anak-anak berusia 7–9 tahun, terutama dari keluarga kurang mampu.
Baca juga: Persija Jakarta Berpeluang Jadi Wakil Indonesia di ASEAN Club Championship
“Akademi Merah Putih akan menampung anak-anak berusia 7–9 tahun. Prioritas utama kami adalah mereka yang yatim piatu dan berasal dari keluarga kurang mampu di Maluku Utara, lalu diperluas ke Maluku dan Papua,” ucap Willem.
Benfica dipilih karena reputasinya sebagai produsen talenta muda terbaik dunia. Kontrak lima tahun mencakup pelatihan, pendampingan teknis, dan pengiriman dua pelatih asal Portugal.
Akademi Merah Putih Jadi Babak Baru Kerjasama Malut United dan Benfica
Program ini tidak sekadar memanaskan mesin di lapangan. Akademi Merah Putih juga menyiapkan pendidikan karakter, nutrisi, dan penguatan nilai agama.
Willem menyebut konsepnya mirip “pesantren sepak bola” karena anak-anak dibina menyeluruh. Ia menegaskan tujuan akademi bukan hanya mencetak pemain, tetapi juga membentuk akhlak mulia.
“Program ini sepenuhnya gratis. Keunikannya, kami juga menekankan pendidikan agama sehingga konsepnya mirip pesantren sepak bola. Dengan fondasi iman dan keterampilan, anak-anak punya peluang hidup lebih baik di masa depan,” tandasnya.
Baca juga: Delapan Klub Indonesia Kantongi Lisensi AFC, Persib dan Persija Masuk Daftar
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, melihat kerja sama ini sebagai babak baru. Ia berharap standar pelatihan Benfica melahirkan pemain profesional yang siap bersaing di level nasional maupun internasional.
“Para pelatih akan mengawasi anak-anak bukan hanya saat berlatih sepak bola, tetapi juga dalam rutinitas harian mereka, mulai dari pola makan hingga pembentukan karakter,” ujar Hendri.
Kerja sama Malut United dan SL Benfica melalui Akademi Merah Putih menjadi tonggak penting. Dukungan pelatih kelas dunia dan konsep pendidikan terpadu diharapkan melahirkan generasi pesepak bola berkualitas dari Maluku Utara. (Revi/R6/HR-Online)

17 hours ago
16

















































