Nanik S Deyang Gantikan Dadan Jadi Kepala BGN, Pengamat Sebut Program Presiden Tak Boleh Gagal 

1 week ago 42

harapanrakyat.com,- Pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai target. Setelah mencopot Dadan Hindayana bersama dua wakil kepala BGN, Prabowo menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai program MBG merupakan salah satu agenda strategis pemerintahan Prabowo yang tidak boleh mengalami kegagalan.

“MBG adalah program unggulan Presiden Prabowo. Program ini tidak boleh gagal karena menjadi salah satu penopang utama keberhasilan pemerintahannya,” ujar Toto, dikutip Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: P2G Kritik Kebijakan Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis: Pendidikan Bukan Basa-basi Diplomatik

Menurutnya, MBG bukan sekadar program penyediaan makanan bagi pelajar. Program tersebut memiliki dampak luas. Mulai dari peningkatan gizi anak, pengurangan beban keluarga kurang mampu, penguatan ekonomi desa, hingga penyerapan hasil pertanian lokal.

Karena itu, Toto menilai BGN membutuhkan pemimpin yang memiliki karakter tegas, cepat mengambil keputusan, dan berani menindak pelanggaran.

Persoalan MBG Perlu Perhatian Serius Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang Baru

Toto mengingatkan, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG, seperti dugaan pelanggaran standar kebersihan dapur, kasus keracunan makanan, hingga dugaan penyimpangan anggaran, harus menjadi perhatian serius pimpinan BGN yang baru.

Menurutnya, setiap kasus keracunan dalam program MBG bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kredibilitas pemerintah di mata publik. Karena itu, evaluasi saja tidak cukup. Pemerintah perlu mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan.

Ia juga mendorong BGN bersikap terbuka terhadap kritik dan tidak defensif. Jika ditemukan pelanggaran, audit harus dilakukan secara transparan dan sanksi diberikan tanpa pandang bulu.

“Jangan sampai program yang baik ini rusak karena tata kelola yang lemah. MBG harus dijaga agar benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat dan tidak menjadi ruang bagi praktik-praktik yang merugikan,” tegas Toto.

Baca Juga: Polemik Sapi Kurban Prabowo dari Dana APBN: Tinjauan Hukum, Syariat, dan Etika Publik

Sementara itu, selain mencopot Dadan Hindayana sebagai kepala Badan Gizi Nasional, Presiden Prabowo Subianto juga memberhentikan dua Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Untuk mengisi susunan pimpinan baru, Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional akan didampingi Agustina Arumsari dan Trenggono sebagai Wakil Kepala. (R7/HR-Online/Editor-Ndu) (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |