Tanggul Sungai Citalahab Jebol, Puluhan Hektar Sawah dan Pemukiman di Pamarican Ciamis Terendam

10 hours ago 7

harapanrakyat.com,- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sejak Senin (9/2/2026) sore, menyebabkan aliran Sungai Citalahab meluap. Akibatnya, tanggul Sungai Citalahab jebol dan merendam puluhan hektar sawah serta mulai masuk ke pemukiman warga.

Berdasarkan pantauan harapanrakyat.com di lokasi, derasnya arus sungai membuat jebolan tanggul semakin meluas. Air nampak mengalir deras menghantam area pesawahan di wilayah Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Tasikmalaya, Sejumlah Ruas Jalan Protokol Terendam Banjir Langganan

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa titik tanggul yang jebol berada di wilayah Kubang Calingcing.

Debit Air Tinggi Sebabkan Tanggul Sungai Citalahab di Pamarican Ciamis Jebol

“Tanggul yang jebol itu lokasinya di Dusun Kertajaya, RT 25 RW 11, Desa Bangunsari. Kejadiannya dipicu oleh debit air sungai yang meningkat tajam setelah diguyur hujan deras,” ungkap Baehaki kepada harapanrakyat.com di lokasi kejadian, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Tiga Rumah di Ciherang Ciamis Terendam setelah Diguyur Hujan, Petugas Damkar Turun Tangan

Ia menyebutkan, kondisi saat ini cukup memprihatinkan lantaran air merendam hektaran tanaman padi yang sebenarnya sudah masuk masa panen. Jika debit air tidak segera turun, kerugian petani pastinya akan membengkak.

“Akibat tanggul Sungai Citalahab jebol, kini air terus meluap dan merendam hektaran pesawahan warga yang siap panen. Selain itu, air juga diprediksi akan terus meluas dan merendam pemukiman warga di Dusun Kubangpari,” tambahnya.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai, khususnya warga Kubang Calingcing dan Kubangpari, untuk tetap waspada dan siaga.

Baca Juga: Banjir Langganan Kembali Terjang Desa Cintaratu Ciamis, Puluhan Rumah Terendam Setinggi Lutut

“Kami imbau warga agar waspada, mengingat curah hujan masih tinggi dan air dari luapan Sungai Citalahab ini terus mengalir menuju pemukiman warga. Segera amankan barang berharga jika air mulai masuk ke dalam rumah,” kata Baehaki Efendi.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama unsur relawan masih berjaga-jaga di lokasi untuk memantau pergerakan debit air. Sementara cuaca di wilayah Pamarican hujan masih terus turun dengan intensitas sedang. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |