Anggaran Terbatas, Bupati Herdiat Ungkap Rahasia Ciamis Tetap Raih Prestasi 

15 hours ago 14

harapanrakyat.com,- Keterbatasan anggaran dan bayang-bayang defisit fiskal tidak menghalangi Kabupaten Ciamis untuk terus mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kuncinya bukan pada besarnya anggaran miliaran rupiah, tetapi pada kekuatan kolektif, semangat gotong royong, serta peran aktif masyarakat yang diwujudkan melalui gerakan koperasi.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Syukuran HUT Koperasi ke-79 di Gedung Dekopinda Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga: Tabrakan Maut di Cikoneng Ciamis, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Dunia dan Dua Orang Luka-luka

​Di hadapan para pengurus dan anggota koperasi, Bupati Herdiat blak-blakan mengenai kondisi keuangan daerah saat ini. Namun, alih-alih menyerah, ia justru membakar semangat para hadirin dengan memaparkan bukti bagaimana keterbatasan fiskal bisa dikalahkan oleh daya juang masyarakat Ciamis.

Prestasi Ciamis di Tengah Anggaran yang Terbatas

​Bupati Herdiat juga mencontohkan Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis. Kelurahan tersebut sukses menyabet peringkat pertama dalam kompetisi tingkat Jawa Barat, menyingkirkan kota-kota besar seperti Depok, Bekasi, Bogor, dan Bandung.

​”Kelurahan Sindangrasa itu anggarannya cuma Rp 280 juta dalam satu tahun. Sementara kelurahan lain yang ikut kompetisi rata-rata anggarannya tidak kurang dari Rp 4 miliar. Tapi kita mampu jadi juara pertama tingkat Jawa Barat. Ini adalah bukti nyata daya juang dan peran serta gotong royong masyarakat kita,” ujar Herdiat. 

​Nilai swadaya masyarakat di lapangan, lanjut Herdiat, jika dikalkulasikan dari aksi gotong royong fisik hingga kegiatan keagamaan, nilainya justru menembus lebih dari Rp 4 miliar.

​”Kabupaten Ciamis juga berhasil meraih juara pertama dalam lomba kebersihan Sri Baduga Makuta Binokasih tingkat Jawa Barat. Dan berhak atas hadiah Rp 15 miliar,” terang Herdiat. 

Berbeda dengan daerah lain yang menggelontorkan hingga Rp 250 miliar untuk mesin pengolah sampah, Kabupaten Ciamis sukses menekan sampah yang masuk ke TPA hingga di bawah 20 persen.

Baca Juga: Dukung Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ciamis: Data Akurat Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

“Hal itu berkat kesadaran masyarakat yang memilah sampah sejak dari rumah tanpa biaya APBD yang bengkak,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |