Bukan Komoditas Unggulan, DPKP Ciamis Temukan Ratusan Hektare Lahan Ditanami Sawit

11 hours ago 4

harapanrakyat.com,- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menemukan keberadaan tanaman kelapa sawit yang ditanam di lahan pertanian milik warga. Temuan ratusan lahan milik warga ditanami sawit ini cukup mengejutkan. Mengingat kelapa sawit bukan merupakan komoditas unggulan maupun strategis di wilayah Ciamis.

Baca Juga: Optimalkan Pekarangan, KWT Purbasari Ciamis Panen Ubi Jalar 25 Ton per Hektare

Berdasarkan hasil inventarisasi di lapangan, tercatat sekitar 150 hektare lahan pertanian telah ditanami kelapa sawit. Lahan tersebut tersebar di 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Inventarisasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, yang mengatur larangan penanaman kelapa sawit sebagai bagian dari upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan dan peningkatan produktivitas pertanian daerah.

“Berdasarkan data lapangan, terdapat sekitar 150 hektare lahan milik warga yang sudah ditanami kelapa sawit dan tersebar di 27 kecamatan di Ciamis,” ungkap Kepala Bidang Hortikultura DPKP Ciamis, Ekawati Diah Utami, saat ditemui pada Senin (2/2/2026).

Eka mengungkapkan, pihaknya cukup terkejut dengan temuan tersebut. Pasalnya, hingga saat ini kelapa sawit tidak pernah masuk dalam rencana pengembangan komoditas pertanian Kabupaten Ciamis.

“Kita temukan spotnya itu di lahan-lahan perkebunan masyarakat. Jadi tidak berbentuk hamparan luas,” katanya. 

Lahan Milik Warga Rancah dan Tambaksari Paling Dominan Ditanami Sawit

Sementara dari hasil pendataan, terdapat dua kecamatan yang tergolong dominan dalam penanaman kelapa sawit. Dua kecamatan tersebut, yakni Rancah dan Tambaksari. Namun demikian, usia tanaman sawit di wilayah tersebut rata-rata masih relatif muda, sekitar dua tahun masa tanam.

“Sebagian penanaman dilakukan melalui skema kemitraan. Sementara sebagian lainnya merupakan inisiatif masyarakat sendiri,” tambah Eka.

Baca Juga: Ciamis Perkuat Langkah Menuju Desa Organik, Sirnabaya Jadi Percontohan Pertanian Berkelanjutan

Sebagai langkah tindak lanjut, DPKP Ciamis terus melakukan edukasi dan pendekatan persuasif kepada para petani. Hal ini dilakukan, agar masyarakat memahami bahwa wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Ciamis, bukan merupakan daerah pengembangan kelapa sawit.

“Kami terus mengedukasi petani agar tidak kembali melakukan penanaman kelapa sawit,” tegasnya.

Selain edukasi, pihaknya juga mendorong lahan milik warga yang ditanami sawit, diganti dengan varietas komoditas lain yang lebih sesuai dengan kondisi agroekologi, serta sejalan dengan komoditas utama daerah.

“Kami siap memfasilitasi petani yang ingin mengganti varietas tanamannya, salah satunya melalui penyediaan bibit tanaman. Ke depan, kami juga akan kembali melakukan inventarisasi ulang terkait luasan lahan yang telah ditanami sawit,” jelas Eka.

Ia berharap, para petani di Ciamis dapat lebih fokus mengembangkan potensi lokal yang telah terbukti sesuai dengan kondisi wilayah. Hal itu sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan hilirisasi produk perkebunan

Baca Juga: DPKP Ciamis Gencarkan Sosialisasi Program P2B untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga

“Komoditas unggulan Ciamis adalah 3K, yaitu kakao, kelapa, dan kopi. Ketiga komoditas ini sesuai dengan agroklimat setempat dan menjadi komoditas utama Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |