harapanrakyat.com,- Operasional Bus Rapid Transit (BRT) koridor Cicaheum–Stasiun Cimahi segera beroperasi. Transportasi massal ini merupakan upaya pemerintah meningkatkan minat masyarakat terhadap angkutan umum di tengah dominasi kendaraan pribadi.
Selain itu, upaya ini juga sekaligus mewujudkan Integrasi Transportasi Publik Bandung Raya. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi kini mematangkan langkah pengintegrasian transportasi umum lokal di Cimahi dengan layanan BRT.
Operasional BRT sesuai Kajian 2025
Kepala Seksi Angkutan Dishub Kota Cimahi, Anton, menjelaskan bahwa langkah integrasi ini didasarkan pada hasil kajian Dishub Cimahi pada 2025 lalu. “Kajian tersebut menjadi landasan dalam mengembangkan trayek angkutan umum agar dapat tercipta sinergi antara angkutan di Cimahi dengan BRT, artinya harus ada kesatuan sistem,” kata Anton, Senin (2 Februari 2026).
Baca juga: Gapura Megah Kantor Wali Kota Cimahi Disorot, Aksara Sunda Dinilai Keliru
Anton menyebut, sebagai tahap awal, pihaknya akan melakukan uji coba terhadap trayek angkutan umum lokal yang sudah dikembangkan pada 2026. Uji coba ini diperlukan untuk memperluas jangkauan layanan, khususnya ke titik-titik penumpang baru yang belum terlayani secara optimal. “Harapannya, angkutan umum dapat menjangkau masyarakat Cimahi lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Rencana operasional BRT koridor Cicaheum–Stasiun Cimahi ditargetkan pada 2027. “Memang harus ada pembangunan koridor dulu. Informasi terakhir yang kami terima, ujung terminalnya berada di depan Rumah Sakit Dustira atau depan Stasiun KAI Cimahi,” jelas Anton.
Baca juga: Tindaklanjuti Instruksi KDM, Pemkot Cimahi Publikasikan APBD 2026
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Cimahi, Endang, menjelaskan bahwa kawasan Bandung Raya berpotensi besar menjadi tulang punggung transportasi publik lintas wilayah. Wilayah ini sangat memerlukan sistem angkutan massal yang andal dan terintegrasi. “Bandung Raya sudah saatnya memiliki sistem angkutan massal yang dapat mengakomodasi pergerakan masyarakat secara efektif, ini bagian penting dari Integrasi Transportasi Publik Bandung Raya,” ujar Endang.
Endang berharap BRT mampu menekan tingkat kemacetan di Bandung Raya. Khususnya Kota Cimahi yang menjadi daerah penghubung antar wilayah, peran BRT penting. Pemerintah Kota Cimahi juga menyiapkan langkah pendukung, termasuk pengadaan kendaraan feeder dan penguatan sarana penunjang. “Target BRT ini adalah upaya pemerintah untuk mengubah pola transportasi masyarakat, dari yang tadinya menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan umum,” pungkasnya. (Juhaeri/R6/HR-Online)

5 hours ago
3

















































