Ditegur Pesta Miras, Petugas Keamanan Pabrik di Cimareme Dikeroyok dan Disabet Pisau

3 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Video penganiayaan sadis terhadap petugas keamanan pabrik di kawasan industri Cimareme, Kecamatan Ngamprah, viral di media sosial. Korban mengalami luka parah setelah dikeroyok kelompok pemuda.

Berdasarkan rekaman video yang menyebar, terlihat sekitar lima orang mendatangi area pabrik dan terlibat adu mulut dengan petugas. Perselisihan itu seketika memanas dan berubah menjadi pengeroyokan brutal, hingga salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan melukai korban.

Baca Juga: Dugaan Pengeroyokan di Tempat Karaoke Kota Banjar Sempat Picu Isu SARA, Semua Pihak Sepakat Jaga Kondusivitas

Diketahui petugas keamanan pabrik tersebut bernama Atep (43), kini menderita luka pada beberapa bagian tubuhnya akibat pukulan dan sabetan senjata tajam. Polisi telah berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial IS (26) untuk diperiksa lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kasus pengeroyokan ini sedang ditangani langsung tim penyidik.

“Benar, korbannya adalah petugas keamanan pabrik, dan satu terduga pelaku sudah kami amankan,” kata Gofur saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga: Dikeroyok Sekelompok Orang, Pemuda Asal Bandung Barat Terluka Parah

Kronologi Pengeroyokan Petugas Keamanan Pabrik di Cimahi

Peristiwa berawal saat korban menegur sekelompok pemuda yang sedang berpesta minuman keras di sebuah warung, tepat di depan tempat korban bekerja. Alih-alih menyadari kesalahan, teguran itu justru memicu amarah pelaku yang kemudian mengajak teman-temannya mendatangi korban.

Setelah cekcok memuncak, salah satu pelaku nekat mengayunkan pisau lipat ke arah leher, wajah, dan kepala korban.

“Pelaku melakukan penganiayaan dan menggunakan senjata tajam. Sehingga korban menderita luka yang cukup serius di leher, wajah, dan kepala,” jelas Gofur.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Pengeroyokan Remaja hingga Tewas di Tasikmalaya

Setelah melukai korban, para pelaku langsung kabur. Pisau lipat yang digunakan sebagai senjata pun dibuang saat pelarian. Polisi kini masih memburu senjata bukti kejahatan tersebut, sekaligus melacak keberadaan rekan pelaku lain yang turut terlibat.

Sementara itu, tim penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku yang tertangkap. Sedangkan korban kini masih menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. (Eri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |