Diunggah Voice of Baceprot, Jalan Rusak di Banjarwangi Garut Mendunia

6 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Kondisi Jalan Banjarwangi-Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang rusak parah terus jadi sorotan. Terbaru, band metal Voice of Baceprot (VoB) mengunggah video yang memperlihatkan jalan rusak di Banjarwangi tersebut melalui media sosial.

Dalam video itu, salah satu personel VoB, Marsya, berbicara menggunakan bahasa Inggris sembari menunjukkan kondisi jalan yang menjadi akses utama masyarakat Garut Selatan.

Marsya menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalur utama yang digunakan warga Banjarwangi, Singajaya, serta sejumlah wilayah lainnya di Garut Selatan.

“Jalan yang kalian lihat di belakang saya ini adalah rute utama warga Banjarwangi, Singajaya, dan daerah lain di Garut Selatan,” ujar Marsya dalam video tersebut dikutip Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Wabup Garut Pernah Janjikan Jalan Banjarwangi-Singajaya Diperbaiki 2026, Kok Batal? Ini Alasannya 

Ia kemudian menyoroti kondisi jalan yang menurutnya sudah sangat lama tidak mendapatkan perbaikan. “Kami bahkan hampir tidak ingat kapan terakhir kali jalan ini diperbaiki. Sudah sangat lama dibiarkan seperti ini, padahal warga yang mengandalkannya setiap hari adalah pembayar pajak,” katanya.

Kerugian Warga Akibat Jalan Rusak di Banjarwangi Garut

Menurut Marsya, kerusakan jalan tersebut juga telah menimbulkan banyak kecelakaan. Kondisi jalan yang berlubang dan sempit membuat pengendara harus mengambil risiko ketika melintas. “Mobil masuk jurang saat menghindari lubang atau karena jalan terlalu sempit,” ungkapnya.

Tak hanya pengendara mobil, pengguna sepeda motor juga disebut mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang sama.

Sorotan kemudian diarahkan pada akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Marsya menggambarkan sulitnya perjalanan perempuan hamil yang hendak menuju rumah sakit melalui jalan tersebut.

“Bisakah Anda bayangkan bagaimana rasanya wanita hamil yang hendak melahirkan harus melewati jalan seperti ini?” kata Marsya.

Ia menyebut kondisi jalan yang buruk membuat perjalanan menuju rumah sakit menjadi lebih lama. Bahkan, menurutnya, ada perempuan yang sampai melahirkan di perjalanan karena terlambat tiba di rumah sakit.

“Bukan hal yang aneh bagi perempuan di sini melahirkan dalam perjalanan karena kondisi jalan menghambat perjalanan ke rumah sakit,” ujarnya.

Kerusakan jalan juga disebut berdampak pada aktivitas masyarakat lainnya, mulai dari distribusi kebutuhan pangan hingga pengangkutan hasil pertanian.

“Pengangkutan pasokan pangan, hasil pertanian, akses pendidikan, dan layanan kesehatan semuanya ikut terdampak,” kata Marsya.

Ia menilai jalan yang semestinya menjadi penghubung antarwilayah justru berubah menjadi penghambat bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan dasar.

“Jalan yang seharusnya menghubungkan masyarakat dan peluang justru menjadi penghalang bagi hak-hak dasar masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Rekaman Rapat Banggar Bocor, Anggota DPRD Garut Murka Jalan Banjarwangi Tak Masuk Prioritas Perbaikan 2026

Marsya menegaskan, masyarakat Garut Selatan tidak menuntut pembangunan infrastruktur yang mewah. “Masyarakat Garut Selatan tidak meminta sesuatu yang mewah. Kami hanya meminta jalan yang aman, dapat diandalkan, dan layak digunakan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan seharusnya tidak hanya dinikmati masyarakat yang tinggal di kota-kota besar. “Kami juga warga negara, kami juga membayar pajak, dan berhak mendapat akses infrastruktur yang sama,” katanya.

Pada bagian akhir video, Marsya mempertanyakan sampai kapan masyarakat Garut Selatan harus mempertaruhkan keselamatan, kesehatan, dan masa depan ketika melintasi jalan tersebut.

“Berapa lama lagi masyarakat Garut Selatan harus mempertaruhkan keselamatan, kesehatan, dan masa depan hanya untuk melintasi jalan yang seharusnya sudah lama dirawat?” kata Marsya.

Voice of Baceprot atau VoB merupakan grup musik metal asal Garut yang beranggotakan Marsya sebagai vokalis sekaligus gitaris, Widi sebagai bassis, dan Sitti sebagai drummer.

Band yang beranggotakan tiga perempuan tersebut dikenal tidak hanya di Indonesia, tetapi juga telah mendapat perhatian dari publik internasional. VoB bahkan telah tampil di berbagai panggung musik di luar negeri.

Melalui video tersebut, VoB turut membawa persoalan infrastruktur di kampung halamannya ke perhatian publik yang lebih luas. Penggunaan bahasa Inggris oleh Marsya membuat pesan mengenai kondisi Jalan Banjarwangi-Singajaya dapat menjangkau audiens internasional.

Sorotan tersebut muncul di tengah perubahan rencana Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperbaiki Jalan Banjarwangi-Singajaya.

Janji Wakil Bupati Garut

Sebelumnya, Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina sempat menjanjikan jalan tersebut akan diperbaiki pada 2026. Janji itu bahkan pernah ditulis dalam bio media sosialnya.

Namun, rencana perbaikan menggunakan anggaran sekitar Rp20 miliar tersebut kemudian berubah. Pemkab Garut memilih mengupayakan bantuan pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).

Untuk membuka peluang mendapatkan bantuan tersebut, Pemkab Garut mengalokasikan sekitar Rp5 miliar pada 2026 untuk menangani sejumlah titik bekas longsoran serta pelebaran di beberapa bagian jalan.

Baca Juga: Jalan Banjarwangi Garut Yang Buat Pinggang Pengendara Serasa Copot Kabarnya Tidak Masuk List Prioritas Perbaikan, Warga Kecewa

Sementara itu, usulan bantuan melalui IJD yang diajukan Pemkab Garut berpotensi mencapai sekitar Rp40 miliar setelah melalui proses verifikasi. Pemkab Garut menargetkan proses lelang dapat dilakukan pada Agustus 2026, dengan pengerjaan diperkirakan dimulai akhir Agustus atau awal September. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |