harapanrakyat.com,- Menjawab tantangan ketahanan pangan dan kualitas sumber daya manusia ke depan, Pemkab Ciamis melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) mengambil langkah proaktif. Melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal (RADPG-BPSDL) di Aula DPKP Ciamis, Senin (10/8/2026), Pemkab mematangkan cetak biru kebijakan pangan yang berakar pada kekayaan lokal. Hal itu demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan berdaya saing.
Baca Juga: Perkuat SPBE, Pemkab Ciamis Gagas Inovasi Digital SI-PETANI Sektor Pertanian
Sebagai isu lintas sektor yang kompleks, penanganan pangan dan gizi tidak dapat berjalan secara parsial. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang secara inklusif dengan menghadirkan 39 peserta dari berbagai lembaga strategis.
Hadir dalam forum tersebut perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ciamis, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tasikmalaya. Kemudian, Perum BULOG Ciamis, Inspektorat Kabupaten Ciamis, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis.
Selain itu, rapat ini turut melibatkan unsur perangkat daerah terkait, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Ciamis, perwakilan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di lingkungan DPKP. Kemudian, Ketua Tim Kerja Penyuluh, Fungsional Perencana DPKP, hingga mitra strategis pengelola Bank Sampah Ciamis.
Pelibatan multi-pihak ini mencerminkan komitmen kolektif bahwa urusan pangan dan gizi di Ciamis menyentuh berbagai dimensi krusial. Mulai dari ketersediaan, keterjangkauan akses, keamanan pangan, aspek kesehatan dan lingkungan, hingga edukasi kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).
Baca Juga: Panen Raya Padi Organik di Pamarican, Langkah Strategis Ciamis Menuju Lumbung Pangan Masa Depan
Strategi Ketahanan Pangan di Ciamis, Optimalkan Potensi Lokal Lewat RADPG-BPSDL
Kepala DPKP Ciamis, Ape Ruswandana mengatakan, bahwa dalam sesi diskusi dan koordinasi tersebut, para peserta mendiskusikan sejumlah agenda penting. Di antaranya pemetaan komprehensif potensi sumber daya pangan lokal di Kabupaten Ciamis. kemudian, identifikasi akar permasalahan pangan dan gizi di tengah masyarakat, penguatan validitas data dan informasi pendukung. “Dan sinkronisasi program kerja lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan,” katanya kepada harapanrakyat.com, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, melalui perumusan yang matang, dokumen RADPG-BPSDL ini ditargetkan mampu menghasilkan rencana aksi yang bersifat operasional, terukur, terpadu, dan implementatif. Dokumen tersebut nantinya akan berfungsi sebagai panduan operasional bagi setiap perangkat daerah. “Terutama dalam menyusun perencanaan program, penentuan indikator kinerja, hingga alokasi penganggaran yang tepat sasaran,” ujarnya.
Baca Juga: Transformasi Teknologi, Strategi Ciamis Jaga Kedaulatan Pangan di Hari Krida Pertanian ke-54
Melalui momentum rapat koordinasi ini, pihaknya optimistis terbangun kesamaan persepsi dan komitmen kuat antar-instansi. Optimalisasi potensi pangan lokal di Ciamis ini, tidak hanya diharapkan mampu mendongkrak ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat. “Tetapi juga menjadi akselerator dalam melahirkan sumber daya manusia Ciamis yang sehat, berkualitas, produktif, dan berdaya saing global,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

7 hours ago
5

















































