harapanrakyat.com,- Warga Dusun Ciparakan, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dikejutkan dengan penemuan seekor ular Naja Sputatrix (Kobra Jawa) di area pemukiman warga pada Sabtu (02/5/2026) malam.
Ular berbisa mematikan tersebut ditemukan pertama kali oleh Siti Nur’aeni (34), seorang ibu rumah tangga, saat dirinya hendak beraktivitas ke samping rumah sekitar pukul 19.37 WIB.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari, Bintang Nur Alam, membenarkan adanya laporan evakuasi reptil berbahaya tersebut. Ia menyebutkan, posisi ular jenis Naja Sputatrix saat itu berada di tempat yang cukup sulit dijangkau.
Baca Juga: Damkar Kota Banjar Evakuasi King Cobra Ukuran Jumbo dari Rumah Lansia
“Kami menerima laporan dari Ibu Siti yang merasa terancam dengan keberadaan ular tersebut. Saat petugas tiba di lokasi, ular sepanjang kurang lebih 1 meter itu bersembunyi di bawah tumpukan genteng,” katanya kepada harapanrakyat.com.
Kronologi Penemuan Ular Naja Sputatrix di Pemukiman Warga Pamarican Ciamis
Bintang menjelaskan, peristiwa bermula saat Siti Nur’aeni hendak menuju samping rumahnya. Namun, langkahnya terhenti ketika ia melihat sosok ular yang dikenal memiliki semburan bisa mematikan itu melata di balik tumpukan material genteng.
Baca Juga: Kobra Jawa Masuk Kandang Ayam Warga Lakbok Ciamis, Warga Panik Panggil Damkar
Khawatir akan keselamatan anggota keluarganya dan warga sekitar, Siti segera menghubungi petugas Damkar Pos WMK Banjarsari untuk meminta bantuan evakuasi.
Merespons laporan tersebut, tim Damkar yang terdiri dari Bintang dan Rizki, dibantu Uju yang berjaga di pos, langsung meluncur ke lokasi menggunakan satu unit armada pancar bernomor polisi Z 8163 T.
“Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati, mengingat ini adalah jenis ular Naja Sputatrix atau Kobra Jawa yang agresif. Beruntung, tidak ada korban luka maupun meninggal dunia dalam kejadian ini,” tambah Bintang.
Baca Juga: Temukan Ular Dalam Kap Motor, Warga Ciakar Ciamis Panggil Petugas Damkar untuk Evakuasi
Petugas akhirnya berhasil mengamankan ular tersebut sekitar pukul 20.20 WIB. Setelah dipastikan situasi kembali kondusif, tim kembali ke pos untuk melanjutkan piket kesiapsiagaan.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap keberadaan hewan berbisa, terutama di tempat-tempat lembap atau tumpukan barang di sekitar rumah. Jika menemukan kejadian serupa, warga segera melapor ke petugas agar tenaga profesional melakukan penanganan. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

19 hours ago
6
















































